Terumbu Karang di Australia Terancam Punah

Terumbu Karang di Australia Terancam Punah

Terumbu Karang di Australia Terancam Punah (foto: Coral Reef Studies/Reuters)

HAMPARAN terumbu karang di The Great Barrier Reef Australia ditemukan banyak yang rusak dan mati. Terumbu karang terbesar di dunia ini, dilaporkan oleh ahli sains beberapa di antaranya mengalami kematian.

Penyebabnya karena air yang tidak biasa dengan suhu hangat akibat El Nino, sehingga menyebabkan karang kehilangan warnanya. Organisme berwarna cerah bisa saja mendapatkan kondisi bagus, tetapi proses bleaching membuatnya jadi mati.

Lebih dari dua per tiga terumbu karang di bagian utara yang dekat ke pinggiran, yang terlihat telah mati selama sembilan bulan.

The Great Barrier Reef mungkin dikenal dengan terumbu karangnya, tetapi proses bleaching menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), melaporkan tahun ini bleaching mempengaruhi kondisi karang dari Pasifik hingga Karibia.

Terumbu karang memiliki peran penting dalam kehidupan ekosistem, untuk menyediakan habitat bagi ikan dan paling penting adalah terumbu karang melindungi ikan dari badai atau cuaca ekstrem. Mereka juga memberikan dampak besar bagi pariwisata dan nelayan.

“Jika Anda berpikir terumbu karang sebagai burung kenari (yang ada di tambang batu bara), maka mereka akan berteriak sekeras-kerasnya sekarang,” jelas Jennifer Koss, NOAA’s Coral Reef Conservation Progam sebagaimana dikutip dari travelandleisure, Kamis (1/12/2016).

(fid)

Baca Juga

TOP TRAVEL 2: Tren Jalan-Jalan Naik Kapal Pesiar di 2017

TOP TRAVEL 2: Tren Jalan-Jalan Naik Kapal Pesiar di 2017