Peta Konvensional Ternyata Masih Dibutuhkan Wisatawan

Peta Konvensional Ternyata Masih Dibutuhkan Wisatawan

Ilustrasi Liburan Menggunakan Peta Konvensional (foto: Getty Images)

DENGAN kecanggihan ponsel pintar kita bisa mengakses lokasi lebih mudah dengan peta digital. Namun, siapa sangka masih banyak wisatawan yang mengandalkan brosur perjalanan atau peta konvensional.

Tak heran mengapa pusat informasi wisata, bandara, hotel, dan toko buku masih menyediakan media konvensional tersebut. Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa media tersebut sangat membantu dalam memberi panduan perjalanan.

Penelitian oleh Bentley University di Amerika Serikat tersebut juga menemukan bahwa wisatawan benar-benar bisa sampai ke tujuan mereka setelah mengandalkan informasi di atas kertas daripada mencari informasi di dunia maya.

Tujuh dari skala sepuluh wisatawan yang disurvei akan mengambil brosur tersebut ketika sampai di destinasi wisata yang dituju. Dan apa yang mereka lihat dari informasi perjalanan cetak mempengaruhi keputusan 69 persen wisatawan, daripada 68 persen yang melihat informasi di internet.

"Apa yang menarik dari survei ini, meskipun ada berbagai macam sumber yang wisatawan gunakan untuk merencanakan liburan mereka, setelah mereka sudah tiba di lokasi, informasi dan panduan wisata cetak adalah yang paling bisa mempengaruhi mereka karena cenderung mudah dan bisa dibagi dengan teman dan keluarga seperjalanan mereka,” kata Ian Cross dari Bentley University.

Survei, yang ditugaskan oleh Association of Visitor Information Providers ini, didapat dari tanggapan lebih dari 1.700 orang di seluruh Amerika Utara, Eropa, dan Afrika Selatan. Demikian seperti dilansir dari Lonelyplanet, Rabu (30/11/2016).

(fid)

Baca Juga

TOP TRAVEL 2: Tren Jalan-Jalan Naik Kapal Pesiar di 2017

TOP TRAVEL 2: Tren Jalan-Jalan Naik Kapal Pesiar di 2017