HARI AIDS SEDUNIA: 4 Hal Seputar Penularan HIV/AIDS dari Ibu ke Anak

HARI AIDS SEDUNIA: 4 Hal Seputar Penularan HIV/AIDS dari Ibu ke Anak

Ilustrasi (Foto: Thehealthsite)

HIV AIDS adalah penyakit yang kronis mematikan. Meskipun ada banyak cara penularan HIV, yang paling banyak dibicarakan dan salah satu yang dapat dicegah adalah penularan ibu ke anak HIV.

Dengan kemajuan terbaru dalam pengobatan HIV, seorang ibu yang positif HIV tetap dapat memiliki anak yang sehat. Walau demikian, selalu ada banyak pertanyaan soal kemungkinan HIV bisa tertular.

Dr Raj Hajrani seorang ahli dermatologist dan spesialis HIV dari Rumah Sakit Aashirwad, Mumbai, memiliki jawaban terkait dengan penularan HIV pada ibu dan anak, dikutip dari Thehealthsite, Kamis (1/12/2016).

Dapatkah penularan HIV dapat dicegah?

Tentu saja penularan ibu dan anak dapat dicegah. Bila seorang ibu dengan HIV perlu berbicara dengan dokter kandungan Anda, tentang mencegah risiko penularan HIV ke bayi.

Bagaimana mencegah penularan ibu ke anak?

Bila seorang ibu sedang hamil dan tidak tahu tentang status HIV Anda, cara pencegahan yang tepat adalah terapi anti-retroviral. Tergantung pada hiaya dan tingkat keparahan infeksi. Terapi ini lebih baik dilakukan sebelum persalinan.

Dapatkah seorang HIV bisa menyusui?

WHO merekomendasikan, ibu dengan HIV sebaiknya tidak menyusui dan menggantinya dengan alternatif lain yang lebih aman. Misalnya mengganti ASI dengan susu formula.

Apakah tes HIV dianjurkan selama kehamilan?

Ya, seorang wanita perlu menjalani tes HIV setiap trimester sebagai pencegahan HIV/AIDS. Pemeriksaan kehamilan dianjurkan selama trimester pertama, termasuk pengujian HIV dan infeksi lainnya. Baik suami maupun istri perlu melakukan uji klinis setiap tiga timester kehamilan. Selalu ada kemungkinan infeksi baru yang bisa ditularkan pada si bayi.

(hel)

Baca Juga

Waspada, Hamil Anggur Bisa Sebabkan Kanker

Waspada, Hamil Anggur Bisa Sebabkan Kanker