HARI AIDS SEDUNIA: Bisakah Indonesia Bebas HIV/AIDS pada 2030?

HARI AIDS SEDUNIA: Bisakah Indonesia Bebas HIV/AIDS pada 2030?

Ilustrasi (Foto: Physiciansweekly)

ORGANISASI kesehatan dunia (WHO) telah mencanangkan pengentasan HIV/AIDS pada 2030. Sejumlah negara pun cukup optimis dalam upaya getting to zero HIV atau bebas HIV, termasuk Indonesia. Lantas bagaimana dengan progresnya saat ini?

Dikatakan dr. Sasanto Ketua Komite Program Yayasan AIDS Indonesia, upaya bebas HIV agaknya masih perlu banyak waktu. Sehingga pencapaian Indonesia bebas HIV pada 2030 dirasa sedikit pesimis.

"Saya pikir kita masih jauh dalam bebas HIV 2030. Karena dari data terakhir angka pengidap HIV saja masih data lama. Untuk pengidap HIV yang baru terjangkit kita tidak punya datanya. Kalau mau getting to zero, infeksi lama dan infeksi baru harus tuntas," katanya di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Namun untuk getting to zero dalam menekan angka kematian akibat HIV sepertinya dapat berbuah manis. Dengan adanya obat anti-retroviral (ARV) yang diyakini mampu menekan virus HIV berkembang, harapan hidup pengidap HIV bisa lebih panjang.

Sehingga memungkinkan untuk tercapai getting to zero HIV dalam konteks kematian akibat virus mematikan tersebut.

"Getting to zero kematian akibat HIV mungkin bisa tercapai pada 2030, karena sekarang pengobatan HIV sudah lebih maju," pungkasnya.

(hel)

Baca Juga

6 Manfaat Menangis terhadap Kesehatan Anda

6 Manfaat Menangis terhadap Kesehatan Anda