Ramai Peserta Aksi Damai 212, Museum Ini Masih Bisa Diakses

Ramai Peserta Aksi Damai 212, Museum Ini Masih Bisa Diakses

Demo Super Damai 212 di Patung Kuda (foto: Arif Julianto/Okezone)

DAERAH di sekitar Jakarta Pusat memiliki sejumlah situs yang biasa didatangi wisatawan dan museum. Namun, adanya Aksi 212 yang diikuti ratusan ribu peserta, membuat banyak akses jalan ditutup dan dialihkan.

Beberapa pusat keramaian masyarakat dan turis di sekitar tempat aksi tutup, sekalipun yang tidak mendapat imbas pengalihan lalu lintas. Namun, dua museum ini kemungkinan masih bisa diakses dan dikunjungi wisatawan.

Museum Kebangkitan Nasional

Akses utama menuju museum ini, seperti Jalan Senen Raya dan Jalan Kwitang Raya masih bisa dilalui kendaraan, meski kemacetan terlihat.

Museum bekas STOVIA (School Tot Opleiding Van Inlandsche Artsen) atau Sekolah Kedokteran Bumiputera sejak 1899 ini pada tanggal 20 Mei 1974, gedung bersejarah ini diresmikan oleh Presiden Soeharto dan diberi nama Gedung Kebangkitan Nasional. Sesuai jadwal, hari Jumat museum dibuka pada pukul 08.00-15.00 WIB.

Di sana terdapat ruang-ruang pendukung yang dinilai sangat penting bagi sejarah Indonesia, seperti ruang Memorial Boedi Oetomo, yaitu tempat didirikannya Boedi Oetomo oleh para pelajar STOVIA; lalu ada Ruang Peragaan Persidangan Pembelaan dr HF Roll; ruang Peragaan Kelas STOVIA; dan ruang Peragaan Kelas RA Kartini.

Museum Taman Prasasti

Museum ini terletak di Jalan Tanah Abang 1 Jakarta Pusat, berdekatan dengan Kantor Walikota Jakarta Pusat dan hanya 15 menit jalan kaki dari Museum Nasional. Museum ini dapat diakses dari Jalan Abdul Muis dan Jalan Suryapranoto yang tidak terkena pengalihan jalur.

Museum Taman Prasasti memiliki berbagai koleksi bukti sisa pemakaman umum sejak abad ke-16. Tempat dengan bangunan bergaya doria ini menyuguhkan berbagai gaya arsitektur klasisisme, neo-gotik, dan Hindu-Jawa yang menarik untuk dijadikan lokasi foto.

Museum Taman Prasasti bisa dikunjungi dari pukul 09.00 pagi sampai pukul 15.00 WIB.

(fid)

Baca Juga

Jangan Heran, Mendengarkan Lagu di Mana Saja saat Liburan di Jepang

Jangan Heran, Mendengarkan Lagu di Mana Saja saat Liburan di Jepang