Hati-Hati, Sering Kehujanan Cepat Memicu Migrain

Hati-Hati, Sering Kehujanan Cepat Memicu Migrain

Pemicu migrain (Foto: Huffingtonpost)

INDONESIA sedang dilanda cuaca ekstrem yang disertai dengan intensitas hujan yang tinggi. Nah, bagi kalian yang sering memaksakan keluar rumah di kala hujan, waspadalah!. Karena pemicu migrain, salah satunya karena faktor sering kehujanan.

Di samping itu, ada juga lima faktor lain penyebab migrain. Simak ulasannya, dilansir Health, Selasa (10/1/2017).

Sering kehujanan

Musim hujan yang sangat ekstrem terjadi di wilayah Jabodetabek dan beberapa kota lainnya di Indonesia. Sudah pasti Anda akan mengalami kehujanan, sehingga membuat kepala pusing sebelah. Studi ini telah dibuktikan oleh tim peneliti dari Harvard University. Mereka menunjukkan risiko 7,5 persen, seseorang mengalami migrain akibat cuaca dingin, kehujanan, dan peningkatan suhu ekstrem di lingkungan sekitar Anda.

Melewatkan makan siang

Karena alasan sibuk, tak sedikit orang melewatkan makan siang di sela aktivitasnya. Hati-hati, kebiasaan buruk ini memicu Anda mengalami migrain yang menyebabkan penurunan kadar gula darah atau bahkan mengganggu sistem metabolisme tubuh Anda.

Tidak terpapar sinar matahari pagi

Ya, saat pagi hari buka semua jendela rumah Anda, terutama bagian kamar. Carilah udara segar dan paparan sinar matahari pagi. Paparan matahari pagi mengandung tinggi vitamin D yang membuat Anda mudah mencegah sakit kepala atau migrain, dan beberapa penyakit lainnya.

Mengonsumsi daging olahan

Beberapa jenis makanan dari daging olahan seperti burger, hot dog, bacon, salami, sosi dan lainnya juga lebih meudah memicu migrain. Sebabnya adalah bahan pengawet yang ada di dalam daging olahan itu menyebabkan pembuluh darah membesar, sehingga mudah membuat sakit kepala.

Tidak minum cukup air

Dehidrasi atau tidak cukup minum air putih juga dapat memicu migrain. Hasil penelitian kecil yang dipublikasikan dalam European Journal of Neurology menunjukkan, seseorang yang kurang minum air putih kurang dari delapan gelas sehari, lebih cepat mengalami sakit kepala yang akut.

(ren)

Baca Juga

Kabar Baik! Ada Kemungkinan Pengobatan Kanker Bisa Menyembuhkan HIV

Kabar Baik! Ada Kemungkinan Pengobatan Kanker Bisa Menyembuhkan HIV