Bandara Internasional Husein Sastranegara Angkat Tema Eco-Airport

Bandara Internasional Husein Sastranegara Angkat Tema Eco-Airport

Ilustrasi Bandara (foto: Shutterstock)

BANDUNG adalah kota besar yang banyak dikunjungi wisatawan. Oleh karena itu, pemerintah membangun bandara yang lebih besar hingga bisa digunakan Internasional.

Sejak 6 Januari 2017, Angkasa Pura II mulai mengoperasikan Bandara Husein Sastranegara Internasional. Tentu saja dengan menghadirkan terminal baru seluas 6.294 meter kubik untuk menampung sejuta pesawat per tahunnya.

“Di pariwisata, rumus pengembangan destinasi itu 3A, Atraksi, Akses dan Amenitas. Bandara adalah salah satu implementasi dari Akses, memperluas dan mempermudah akses menuju destinasi tersebut. Nah, 75 persen akses wisman masuk ke tanah itu melalui udara. Karena pembangunan fasilitas airport yang lebih luas, lebih nyaman, lebih bagus, itu akan mendukung pariwisata di tanah air,” ungkap Menteri Arief Yahya dalam keterangan tertulisnya.

Terminal internasional ini juga memiliki konsep unik dengan mengangkat tema utama "eco-airport" sebagai desain dan tata ruangnya. Adanya perpaduan arsitektur budaya di mana atap terbuat dari Julang, sementara desain interior mewakili budaya Sunda tentu saja dengan sentuhan tangan dingin Ridwan Kamil.

Selain itu, pemerintah dan pengelola juga bekerja sama dengan seniman Nyoman Nuarte untuk menampilkan beberapa karya seninya di dalam bandara. Fasilitas pun semakin dipertambah dengan cakupan internasional nursery room, quiet room, free charging terminal, free internet & wifi, serta fasilitas penyandang disabilitas menjadi tambahan baru di dalam bandara itu.

10 counter check in juga dihadirkan di dalam terminal baru tersebut. ”Ini semua untuk mempermudah dan meningkatkan pelayanan serta mempercepat pengambilan bagasi kepada pengguna jasa bandara," tegas Director Operation & Engineering PT Angkasa Pura II (Persero) Djoko Murjatmodjo.

Bandara Internasional Husein Sastranegara saat ini menghadirkan 40 penerbangan internasional per minggu. Dengan begitu wisawatan akan semakin banyak datang ke Bandung.

(fid)

Baca Juga

Larangan Kehabisan Bensin dan Aturan Aneh Lainnya di Dunia

Larangan Kehabisan Bensin dan Aturan Aneh Lainnya di Dunia