Dampak Penghentian Iklan Rokok di Media terhadap Generasi Muda

Dampak Penghentian Iklan Rokok di Media terhadap Generasi Muda

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

MELARANG kehadiran rokok, menjadi salah satu cara yang dipercaya oleh para aktivis anti rokok dalam melindungi generasi selanjutnya. Generasi muda ini akan melanjutkan generasi selanjutnya.

Komnas Pengendalian Tembakau (PT) mendukung DPR dengan adanya Rancangan Undang-Undang yang melarang penyiaran iklan rokok di televisi dan radio. Komnas PT yakin, langkah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk mengendalikan tembakau dan melindungi masyarakat.

Menurut Muhamad Joni, SH, MHA sebagai Pengurus Komnas Pengendalian Tembakau Bidang Hukum dan Advokasi, larangan iklan rokok ini akan menekan jumlah calon perokok yang ada di Indonesia. Ini salah satu jalan untuk melindungi generasi muda dari bahaya rokok.

"Karena pengalaman dari Thailand menunjukkan, iklan rokok sekarang masih menjadi faktor yang signifikan dan menurunkan. Ini kan mencegah di hulu anak-anak dan remaja," jelas Joni saat ditemui di kantor PB IDI, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2017).

Ia juga mengatakan, merokok tidak hanya menjadi kebiasaan, tetapi bersifat candu. Iklan inilah yang menargetkan anak-anak dan remaja menjadi perokok baru dan membuat mereka setia untuk merokok.

"Jadi iklan pintu besar untuk mengajak para perokok baru untuk substitusi, loyal, dan mengajak orang lain untuk merokok," katanya.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi juga menambahkan, menghentikan iklan rokok ini juga diperkirakan bisa menekan penyakit yang mematikan terkait merokok.

"Jadi iklan rokok itu memicu orang untuk merokok. Yang sebelumnya tidak merokok menjadi merokok. Iklan itu sasarannya bukan kepada perokok, tetapi pada non perokok," tambahnya.

Bila RUU ini disahkan pada masa yang akan datang, Tulus percaya bahwa UU tersebut akan melindungi generasi ke depan untuk tidak merokok.

(hel)

Baca Juga

Jangan Pernah Menyudutkan, Begini Cara Mengatasi Orang Depresi!

Jangan Pernah Menyudutkan, Begini Cara Mengatasi Orang Depresi!