Cerita Terry Putri tentang Profesi Barunya sebagai Desainer

Cerita Terry Putri tentang Profesi Barunya sebagai Desainer

Terry Putri (Foto: Sarah / Okezone)

NAMA Terry Putri memang dikenal sebagai seorang presenter. Namun, kini ia telah menemukan profesi baru yang tengah digemari, yakni sebagai desainer busana muslim.

Ya, tak banyak yang tahu jika Terry Putri telah memiliki sebuah label busana yang fokus pada wanita berhijab. Label busana tersebut diberi nama Territory, yang sudah berjalan 1 tahun 6 bulan..

Awalnya label ini dibuat Terry lantaran pengalamannya kesulitan mencari busana muslim yang sesuai dengan kepribadiannya yang edgy dan senang berolahraga. Respon yang baik dari keluarga hingga teman-teman pun membuat Terry kian percaya diri menekuni label yang dibuat untuk wanita muslimah yang aktif berkegiatan.

"Pertama kali berhijab aku suka merasa kesulitan memadumadankan pakaian, apalagi kepribadian aku yang edgy dan suka olahraga. Berdasarkan kebutuhan dan pengalaman, akhirnya aku bikin saja baju sendiri," tutur Terry Putri kala berbincang-bincang dengan Okezone di Gedung INews Center, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, belum lama ini.

(Foto: Annisa / Okezone)

Sesuai dengan namanya, Territory, yang berarti wilayah dalam bahasa Inggris, Terry menghadirkan beberapa 'wilayah' untuk setiap busana. Misalnya, koleksi busana kasual hadir di 'Territory of Casual'; koleksi hijab di 'Territory of Hijab'; 'Territory of Hijab' untuk koleksi busana syar'i; dan 'Territory of Active' untuk koleksi busana olahraga.

"Intinya bagaimana wanita muslimah yang aktif bisa tampil gaya tetapi tetap menutup aurat. Apalagi sekarang wanita Indonesia kegiatannya cukup banyak, apa pun pekerjaannya dan kegiatannya bisa tampil gaya, tinggal pilih saja," terang wanita yang menjalankan Territory secara online.

(Foto: Foto: Annisa / Okezone)

Akhir tahun lalu, Terry pun diajak oleh Founder Indonesia Cultural Fashion (ICF) Iwan Kurniawan untuk menggelar fashion show di Amsterdam, Belanda. Bersama dengan ketiga desainer lainnya, yakni Lily Mariasari melalui label Elemwe, Rizaro dengan label Sun Summit, dan Inne Rachma Hardjanto melalui label Uemura, Terry membawa delapan busana yang menggunakan kain Sasirangan khas Kalimantan Selatan.

"Jadi kami semua membawa budaya Indonesia ke Belanda, setiap desainer mengedepankan daerah masing-masing. Dibilang nekat ya nekat, biasanya fashion show di pameran teman-teman artis, jadi ini pertama kali. Aku niat jualan di sana, aku bikin sesuatu yang memang bisa mereka pakai," pungkasnya.

(dno)

Baca Juga

TERUNGKAP! Orang Indonesia Paling Suka Coba-Coba Produk Kecantikan

TERUNGKAP! Orang Indonesia Paling Suka Coba-Coba Produk Kecantikan