Sejarah Patung Naga yang Jadi Simbol Kota Bau-Bau

Sejarah Patung Naga yang Jadi Simbol Kota Bau-Bau

Naga di Kota Bau Bau (Foto: Instagram)

DI kota Bau-bau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara ada patung Naga berwarna hijau yang punya banyak sejarah dan legenda masa lalu. Tapi, sekarang jadi ikon ciamik untuk tarik wisatawan.

Sosok patung naga ini begitu unik, dimana kepala naga berada di pantai Kamali, sementara bagian ekornya ada di depan kantor walikota. Bagian kepalanya cukup tinggi sekitar 5 meter dan ia berpose dengan memamerkan cakarnya.

Sementara itu, sejauh 5 km dari patung badan Naga, ada patung ekor naga yang sekarang berada di depan kantor Wali Kota Buton. Tingginya sekitar 7 meter dan sangat unik sekali bentuknya.

Usut punya usut, menurut legenda, patung ini sudah ada sejak zaman kesultanan Buton lho. Jadi, Naga ini menunjukan perekonomian kesultanan Buton dengan imperium China di zaman kerajaan dulu.

Tak ada yang tahu pasti mengapa patung tersebut dihadirkan ketika zaman dulu. Namun, menurut legenda, dulu ada seorang laksamana dari Mongol kalah berperang di kawasan Jawa, kemudian pergi ke Pulau Buton.

Patung naga dan ekornya ini merupakan simbol keberadaan bangsa China di pulau Buton. Sementara jika Anda pergi ke sana, juga akan menemukan banyak patung nanas yang besar-besar.

Patung nanas ini, merupakan simbol orang lokal Wolio atau orang Buton. Di mana dari luar berduri, namun di dalamnya rasa nanas manis. Begitulah yang dicerminkan dari patung - patung ini.


(ren)

Baca Juga

Perpaduan Manis nan Eksotis Danau dan Gua Trang An di Ninh Binh Vietnam

Perpaduan Manis nan Eksotis Danau dan Gua Trang An di Ninh Binh Vietnam