Trik Khusus Merawat Tenun dan Songket Betawi

Trik Khusus Merawat Tenun dan Songket Betawi

Kain tenun ilustrasi (Foto: Pinterest)

KAIN-kain wastra Nusantara saat ini tengah digemari oleh berbagai kalangan. Tak ayal jika beberapa orang ada yang menyimpan beragam kain wastra Nusantara, seperti batik, tenun, dan songket.

Harganya tidak murah membuat sederet kain wastra Nusantara perlu dilakukan sebaik mungkin sehingga tetap terjaga kecantikannya. Sama halnya dengan kain tenun dan songket Betawi. Meski terkesan sama dengan kain Nusantara pada umumnya, ada perawatan khusus yang perlu dilakukan terhadap tenun dan songket Betawi.

Dituturkan Anna Mariana, seorang desainer, kolektor, pemerhati, dan pengembang kain songket, seusai dikenakan, jangan langsung dicuci namun diangin-anginkan terlebih dulu selama beberapa jam.

“Jika kain songket atau tenun yang dikenakan sudah terlanjur kotor, gunakan cara modern dengan dry cleaning, sehingga lebih mudah,” ujar Anna Mariana, yang ditemui di kawasan Jakarta Pusat, belum lama ini.

Ada pula cara tradisional yang bisa dilakukan untuk menjaga kecantikan kain tenun dan songket Betawi. “Cara tradisional yakni mencucinya dengan merang, direndam jangan menggunakan sabun deterjen,” tambahnya.

Setelah dicuci, cukup angin-anginkan dan jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari. Simpan kain songket dan tenun dengan cara menggulung atau melipatnya. Melipat bisa meninggalkan bekas pada kain tenun dan songket kesayangan Anda. Dalam menggulung kain, bisa dilapisi dengan kertas untuk menghindari kontak antara benang.

“Memberi cengkeh atau lada sebelum tenun atau songket digulung bisa menghindari hewan ngengat sehingga menambah usia tenun dan songket selama 30 tahun,” pungkasnya.

(dno)

Baca Juga

OSCAR 2017: Hadiri Oscar, Kirsten Dunst Pilih Kenakan <i>High Heels</i> Usang

OSCAR 2017: Hadiri Oscar, Kirsten Dunst Pilih Kenakan High Heels Usang