Dandani Karlie Kloss Jadi Geisha, Vogue Ramai Tuai Kritikan Netizen

Dandani Karlie Kloss Jadi Geisha, Vogue Ramai Tuai Kritikan Netizen

Karlie Kloss (foto: yahoo)

MAKIN tinggi pohon makin kencang pula angin yang menerpa, peribahasa terkenal ini mungkin pas untuk menggambarkan situasi yang sedang menimpa majalah high fashion ternama dunia, Vogue.

Berniat menampilkan tema ‘Diversity” atau keberagaman budaya, Vogue Amerika mendapuk supermodel terkenal Karlie Kloss untuk menjadi model cover Vogue edisi Maret 2017. Di mana untuk menampilkan tema keberagaman tersebut, Vogue menyulap tampilan model 24 tahun tersebut menjadi seorang Geisha, sebutan profesi penampil (penghibur) wanita di Jepang. 

Untuk foto cover, Karlie didandani lengkap dengan mengenakan outfit kimono robes dengan rambut yang digelung lengkap menggunakan Kanzashi (ornament rambut tradisional khas Jepang) dan tata rias yang membuat kulit wajah Karlie menjadi berwarna putih pucat. Selain “disulap” sebagai Geisha, untuk di halaman fashion spread Karlie juga berpose dengan seorang atlet Sumo, dan berpose di depan sebuah teahouse tradisional Jepang.

(foto: yahoo)

Sebagaimana dilansir Yahoo, Kamis (16/2/2017) aksi yang dilakukan oleh Vogue ini ramai menuai kritikan dari para netizen. Para netizen menganggap bahwa “menyulap” Karlie menjadi seorang Geisha Jepang, di mana notabene Karlie adalah seorang model Amerika untuk menggambarkan keberagaman budaya adalah sesuatu yang tidak pantas dan sangat dipaksakan. “Karlie Kloss was styled as a geisha in the March issue of Vogue, the theme of which is diversity. This is not what diversity looks like,” ,” Someone at Vogue really thought ‘this issues gonna be about diversity, we’re gonna take Karlie Kloss and dress her up as a geisha,” hingga “Hey, Vogue: Embracing diversity does not mean styling Karlie Kloss as a Geisha,” ramai disebutkan oleh para netizen.

Kritikan soal rasis ini sendiri, sebetulnya bukan kali pertama diterima oleh Vogue. Sebelumnya pada 2011, Vogue Italia juga menuai kritikan karena menampilkan tema “Slave Earrings” dengan memperlihatkan model pirang yang dililit oleh aneka anting-anting bulat. Sementara itu, untuk menjadi Geisha ini Karlie difoto langsung oleh fotografer fesyen asal Swedia, Mikael Jansson dengan mengambil lokasi di Ise-Shima National Park, Jepang.

(slv)

Baca Juga

Mau Beli Cincin Berlian? Pertimbangkan 3 Hal Berikut biar <i>Enggak</i> Rugi

Mau Beli Cincin Berlian? Pertimbangkan 3 Hal Berikut biar Enggak Rugi