Perhatikan Tips Memilih & Menyimpan Tahu-Tempe agar Awet Lama

Perhatikan Tips Memilih & Menyimpan Tahu-Tempe agar Awet Lama

Cara simpan tahu agar awet (Foto:Bostonmagazine)

MAKANAN yang terbuat dari tahu dan tempe biasanya identik dengan kondisi masyarakat tidak mampu, yang tidak mampu membeli ikan dan daging. Jangan salah kaprah, tahu dan tempe justru merupakan sumber protein yang baik untuk kesehatan tubuh.

Namun demikian, ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan ketika hendak membeli tahu dan tempe. Seperti memilih dan menyimpannya agar awet dan tidak cepat membusuk.

Dikutip dari buku Aneka Resep Tahu, Tempe, Oncom, Penggugah Selera, karya Yullia T, berikut tips memilih dan menyimpan tahu tempe yang baru saja dibeli di pasar tradisional, Kamis (16/2/2017).

 Tahu

1. Pilihlah tahu yang bertekstur lembut dan mudah hancur. Ini membuktikan bahwa tahu tidak menggunakan bahan kimia. Selain itu, pastikan juga bagian luar tahu tidak berlendir.

2. Saat membelinya, pastikan tahu masih segar dengan cara mencium aromanya. Tahu yang baik masih memiliki aroma kacang kedelai yang khas. Jangan memilih tahu yang berbau obat-obatan.

3. Tahu: cucilah tahu dengan air mengalir hingga bersih, tiriskan. Setelah itu, rendam tahu dengan air panas selama kurang lebih 5 menit, lalu tiriskan. Perendaman bermaksud untuk mematikan bakteri yang kemungkinan ada di dalam air rendaman tahu di pasar. Kemudian Anda bisa letakkan tahu di dalam wadah, dan menyimpannya di dalam lemari es. Dengan teknik seperti ini, tahu bisa bertahan hingga 5 - 7 hari.

Tempe

1. Pastikan permukaan tempe terselimuti serabut putih, bukan serabut abu-abu atau kehitaman. Seperti halnya tahu, tempe yang segar juga memiliki aroma khas kacang kedelai.

2. Kunci ampuh memilih tempe yang baik dengan merasakan suhunya. Jika tempe masih terasa hangat, ini menandakan teme baru saja matang.

3. Tempe: jika tempe yang dibeli masih terasa hangat, angin-anginkan dahulu hingga dingin. Lalu masukkan tempe ke dalam wadah, tutup rapat dan simpan dalam lemari es. Sebaiknya tempe disimpan dalam keadaan, bukan yang sudah dipotong-potong. Dengan teknik seperti ini, tempe bisa bertahan hingga 3 hari.

(ndr)

Baca Juga

FOOD STORY: 4 Restoran Bersejarah di Dunia, Salah Satunya Ada di Jakarta

FOOD STORY: 4 Restoran Bersejarah di Dunia, Salah Satunya Ada di Jakarta