Serunya Berkemah di Tepi Pantai Sambil Menyaksikan Penutupan Festival Bau Nyale 2017

Serunya Berkemah di Tepi Pantai Sambil Menyaksikan Penutupan Festival Bau Nyale 2017

Ilustrasi Membuat Tenda untuk Menyaksikan Festival Bau Nyale di Lombok (foto: Instagram/@wawann5)

PERAYAAN Festival Bau Nyale yang berlangsung 16 sampai 17 Februari 2017 telah berakhir, acara pun ditutup dengan sukses di Pantai Seger, Mandalika, Lombok Tengah.

Acara tahunan ini memang sudah dinantikan banyak wisatawan nusantara dan nusantara asing. Sebab, hanya dalam kesempatan ini Anda bisa menemukan cacing laut yang unik dan berwarna-warni.

Penyambutan datangnya Bau Nyale (cacing laut) beserta pesta rakyat yang diadakan malam hari kemarin begitu tumpah ruah, banyak warga Lombok Timur, Barat, dan Utara berbondong-bondong untuk menyaksikan Festival Bau Nyale 2017.

Saat Okezone melipir ke kawasan pantai, matapun terhipnotis dengan pengorbanan pengunjung yang bahkan rela untuk membuat tenda dan kemah di pinggir pantai. Mereka tak ingin melewatkan hari terakhir ini untuk menangkap cacing.

Beberapa di antaranya, bahkan tak menggunakan tenda, hanya tidur menggunakan terpal, dan tidur menghadap langit malam yang saat itu cerah. Namun, semuanya sangat seru dan menyenangkan.

Bintang-bintang di atas langit begitu terlihat jelas membuat mereka semakin bersemangat dan rela untuk menunggu fajar. Tak sedikit dari mereka datang bersama keluarga, kekasih, hingga ada juga yang terlihat sendiri.

Sayangnya, Festival Bau Nyale 2017 di hari kedua tidak diiringi oleh hujan angin sehingga cacing yang datang ke bumi pun masih sedikit, orang tak ada yang sampai ke tengah laut hanya mengitari pinggir pantai saja.

Bukit seger #bermalamdisegerbeach#festivalbaunyale2017 #baunyalelombok

Sebuah kiriman dibagikan oleh purnha (@purna_wulandara) pada Peb 15, 2017 pada 8:51 PST

"Bau Nyale itu selalu datang dengan angin besar dan hujan, nanti orang akan pergi ke tengah laut, dan melihat bola nyale" tutur Dirwati sebagai petuga Polisi yang menjaga keamanan Festival Bau Nyale 2017.

Bola nyale tersebut merupakan gumpang cacing kemudian orang akan memecahkan cacing itu di atas karang sehingga pengunjung lain bisa merasakannya. Penangkapan cacing juga dinilai istimewa karena dengan begitu mereka bisa mendapat kesuburan akan datangnya panen nanti.

"Bau Nyale memang memiliki banyak mitos, di antaranya cacing ini merupakan bentuk jelmaan dari Putri Mandalika dan bisa menjadi pertanda baik untuk panen musim kemarau nanti," lontarnya.

Begitulah pantauan suasana hari ke dua sekaligus terakhir Festival Bau Nyale 2017. Wisatawan Asing dalam acara juga rela untuk duduk di bawah langit sembari menyaksikan bintang.

(fid)

Baca Juga

<i>Wow</i>, Ada Toilet Berbentuk Telur Alien

Wow, Ada Toilet Berbentuk Telur Alien