Jalan-Jalan ke Banjarmasin Harus Coba Wisata Susur Sungai Martapura

Jalan-Jalan ke Banjarmasin Harus Coba Wisata Susur Sungai Martapura

Susur Sungai Martapura di Banjarmasin (foto: Erika Kurnia/Okezone)

SEBAGAI Kota Seribu Sungai, Kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan punya daya tarik wisata sungai yang tidak boleh dilewatkan. Daerah wisata yang melalui Sungai Martapura bisa jadi perkenalan pertama Anda dengan kota ini.

Anda bisa mampir ke Taman Maskot Bekantan di Jalan Tendean, Sungai Baru. Selain bersantai dan berfoto di sekitar patung monyet khas di Kalimantan Selatan tersebut, Anda bisa naik perahu yang disebut kelotok untuk melakukan susur sungai. Perahu kelotok yang berbentuk panjang dengan atap dapat dinaiki beberapa puluh orang.

Rute umum dari wisata susur sungai di sana adalah sepanjang daerah Pasar Sudimampir sampai Pasar Lama, yang memakan waktu 20 - 30 menit. Biaya perjalanan untuk rute ini terbilang murah, yaitu Rp5.000 per orang, dengan syarat berangkat minimal 12 orang.

Bagaimana kalau Anda tidak ingin lama menunggu? Anda bisa sewa kelotok Rp60 ribu atau dengan trik menunggu di kapal sampai pengemudi kapal memberangkatkan kelotok, sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan uang lebih.

Rute perjalanan lainnya bisa Anda request sendiri dan bisa lebih jauh. Misalnya susur sungai sampai ke Sungai Barito dan Pulau Kembang. Harga sewa kelotok tentunya lebih mahal dan ini akan lebih murah jika Anda mengajak rombongan.

Tidak hanya di siang hari, wisatawan juga bisa mencoba wisata susur sungai di malam hari. Pemandangan lampu-lampu malam yang cantik di pagar jembatan-jembatan sungai serta cahaya kota juga turut menemani perjalanan di malam hari.

Wisatawan bisa membeli tiket di meja tiket dan tidak perlu takut tidak mendapat perahu, karena jumlahnya cukup banyak. Cari posisi paling aman atau paling asik untuk melihat pemandangan. Posisi di atas atap dan belakang perahu cukup jadi favorit.

(fid)
Berita Rekomendasi

Baca Juga

Benteng Peninggalan Kolonial di Ternate Ditetapkan sebagai Cagar Budaya

Benteng Peninggalan Kolonial di Ternate Ditetapkan sebagai Cagar Budaya