Sejarah Bioskop Metropole yang Pernah Nyaris Punah

Sejarah Bioskop Metropole yang Pernah Nyaris Punah

Bioskop Metropole (foto: Wikimedia Cammons)

BIOSKOP Metropole di ujung Jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat, kini menjadi salah satu tempat “nongkrong” favorit warga Jakarta. Tapi siapa sangka, gedung bioskop bersejarah ini pernah nyaris punah sebelum sebagus saat ini.

Bioskop Metropole pertama dibangun pada 1932 dengan nama Bioscoop Metropool, sesuai dengan ejaan Bahasa Belanda pada saat itu. Bioskop pertama di Jakarta ini didirikan oleh orang Belanda dan dibuka untuk umum pada 1951.

Gedung pertunjukan film ini menarik orang-orang penting di pemerintahan, termasuk Presiden Soekarno, yang ikut mengganti namanya menjadi bioskop Megaria pada 1960. Nama kembali diubah pada masa Orde Baru menjadi Megaria Theatre.

Tren bioskop membuat 21 Cineplex masuk dan mengubah namanya menjadi Metropole 21 dan berubah lagi menjadi Megaria 21. Pada akhirnya, kini nama bioskop tersebut menjadi Metropole XXI.

Maraknya bioskop di tempat lain dan tidak terawatnya gedung tua tersebut nyaris membuat fisik gedung terpuruk dan ditinggali masyarakat. Dikutip dari catatan Pemprov DKI Jakarta, bahkan dulu sempat beredar kabar bahwa gedung tersebut akan dijual.

Namun, Gubernur DKI Jakarta pada 1993, mencoba melindungi gedung tersebut dengan mencatatkan Bioskop Metropole sebagai Bangunan Budaya Kelas A yang dilindungi. Pengkategorian tersebut juga melarang gedung dibongkar karena usianya sudah lebih dari 50 tahun.

Tapi, gedung Metropole XXI kemudian diperbaharui dan dipercantik sehingga menjadi tempat “gaul” warga Jakarta yang dilengkapi dengan restoran dan fasilitas pendukung lainnya. Gedung bergaya Art Deco ini pun akan tetap menjadi bioskop terbesar dan tertua di Jakarta.

(fid)

Baca Juga

Memburu Senja di Pantai Sukaerlaran Ujung Tapal Batas Negara

Memburu Senja di Pantai Sukaerlaran Ujung Tapal Batas Negara