Mau Berlibur ke Riau, Jangan Lewatkan Tiga Festival Unggulan Parwisata di 2017

Mau Berlibur ke Riau, Jangan Lewatkan Tiga Festival Unggulan Parwisata di 2017

Sungai Kampar Riau (foto: Banda Haruddin Tanjung/Riau)

KEKAYAAN alam yang melimpah di Riau membuatnya berpotensi besar untuk membidik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Hanya saja, destinasi pariwisata di sana belum banyak diketahui traveller.

Padahal, jika melihat potensi wisatanya, ada banyak yang bisa didatangi dari mulai wisata kuliner, budaya hingga bahari. Selama ini, wisata yang terkenal berada di kawasan Teluk Meranti di mana menjadi wadah terbaik bagi peselancar dunia untuk menikmati ombak di sungai terbesar dan terpanjang di dunia.

Oleh sebabnya, pemerintah kini semakin menggalakan promosi wisata Riau dengan meluncurkan kalender acara tahunan di sana. Dan yang menjadi unggulan, di antaranya Festival Bekudo Bono, Bakar Tongkang, dan Pacu Jalur.

"Harapannya satu juta wisatawan untuk menembus angka Rp15 triliun. Jika, satu orang bisa menghabiskan dana sekira 1.200 dollar Amerika (Rp15 juta-red)," jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara Calender of Event Riau.

Dia menambahkan jika Riau pun terkenal dengan pariwisata budaya di mana sumber bahasa Melayu berasal dari Riau, bahkan sudah disahkan dunia. Sehingga, turis banyak datang ke sana untuk mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Melayu.

Pengenalan budaya ini dikemas dalam acara Pacu Jalur atau lomba perahu tradisional yang melibatkan 40-60 pendayung dalam satu perahu. “Event ini melibatkan ribuan masyarakat, juga mendatangkan wisman. Prosesi bakar tongkang medatangkan sekitar 20 ribu wisman etnis Tionghoa,” kata Arief.

Meski begitu, Riau juga kaya dengan wisata kuliner, bahkan menjadi salah satu tempat wisata halal untuk kulinernya. Dan, menjadi tempat terbaik untuk traveller muslim berwisata.

Nah, bagi Anda yang tertarik yuk catat ajang pergelaran festival yang diadakan di Riau tahun 2017, berikut rinciannya :

1. Festival Bekudo Bono (Mengarungi gelombang Bono dengan menggunakan sampan kayu) akan berlangsung di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, pada 13 sampai 16 Maret 2017.

2. Event Bakar Tongkang (sebagai tradisi masyarakat Tionghoa yang memuja dewa langit sebagai penyelemat dari ganasnya ombak ketika pendahulu mereka melakukan pelayaran dari Tiongkok menuju Bagansiapiapi sekitar tahun 1883) akan berlangsung di Bagansiapiapi, Kabupapten Rokan Hilir, pada 10 sampai 11 Juni 2017.

3. Untuk event Pacu Jalur akan berlangsung pada 23 sampai 26 Agustus 2017 di Kabupaten Kuantan Sengingi.

(fid)

Baca Juga

Mau Menyelam di Gunung Kidul? Ke Pantai Sadranan <i>Aja</i>

Mau Menyelam di Gunung Kidul? Ke Pantai Sadranan Aja