4 Penyakit Mematikan Mengintai ketika Anda Kebanyakan Mengonsumsi Garam

4 Penyakit Mematikan Mengintai ketika Anda Kebanyakan Mengonsumsi Garam

Ilustrasi (Foto: Telegraph)

BANYAK orang merasa kurang sedap jika makan tanpa ada rasa asin dari garam. Jika masih dalam batas wajar mungkin tidak masalah. Sayangnya, tidak banyak orang tahu batas konsumsi garam per hari.

Alhasil, banyak orang berada pada risiko mengalami beberapa penyakit mematikan akibat terlalu berlebihan mengonsumsi garam. Jadi, berapa batasan konsumsi garam per hari?

Sebagai panduan, ada batas dalam hal konsumsi gula, garam dan lemak. Misalnya dari Kementerian Kesehatan RI, per orang per hari yaitu 50 gram atau 4 sendok makan gula, 2000 miligram natrium/sodium atau 5 gram garam atau 1 sendok teh, dan untuk lemak hanya 67 gram 5 sendok makan minyak.

Jadi, ketika Anda mengonsumsi garam lebih dari, maka berisiko mengalami sejumlah penyakit mematikan dalam jangka panjangnya. Berikut 4 penyakit yang mengintai akibat terlalu banyak mengonsumsi garam seperti dilansir dari laman Boldsky, Selasa (21/3/2017):

Tekanan darah tinggi

Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak garam setiap hari tanpa menyadari efeknya, maka tekanan darah akan menjadi hasilnya. Tekanan darah tinggi akan merusak arteri yang mengarah ke jantung. Karena itu, lebih baik mengurangi asupan garam untuk menurunkan tekanan darah dan menjaga jantung tetap sehat.

Penyakit kardiovaskular

Selain tekanan darah tinggi, asupan garam berlebihan juga dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung, stroke, bahkan gagal jantung. Hal ini terutama karena efek jangka panjang dari perubahan dan seringnya mengalami tekanan darah tinggi.

Kanker

Konsumsi berlebihan garam atau makanan kaya natrium dapat menyebabkan kanker. Menurut penelitian, kemungkinan kanker perut lebih tinggi risikonya pada orang-orang yang sering mengonsumsi lebih banyak garam.

Penyakit ginjal

Sodium memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Ketika Anda mengonsumsi terlalu banyak garam, ini akan mengubah keseimbangan natrium dalam tubuh. Hal ini akan menurunkan fungsi ginjal, sehingga mengalami tekanan darah tinggi, karena eksreksi air kurang.

(hel)

Baca Juga

SELAMAT HARI KARTINI: 3 Wanita Inspiratif Pejuang Kesehatan Masyarakat

SELAMAT HARI KARTINI: 3 Wanita Inspiratif Pejuang Kesehatan Masyarakat