Ternyata, Ini Penyebab Kebotakan pada Pria

Ternyata, Ini Penyebab Kebotakan pada Pria

Ilustrasi (Foto: Google)

TIDAK semua orang menginginkan rambutnya rontok hingga botak. Sebelum itu terjadi, berikut ini penyebab kebotakan yang bisa Anda ketahui.

Para peneliti mencari akar genetik penyebab rambut rontok. Hasilnya, mereka menemukan lebih dari 280 gen berbeda yang terlibat.

Para peneliti juga telah menemukan formula yang bisa memprediksi risiko seorang pria kehilangan rambutnya.

Ternyata rambut rontok sangat rumit secara genetik, menurut laporan yang dipresentasikan di Public Library of Science jurnal PLoS Genetics.

"Dalam studi penelitian asosiasi genome besar mengenai pola kebotakan laki-laki, kami mengidentifikasi 287 sinyal genetik independen yang terkait dengan perbedaan dalam sifat tersebut," kata peneliti Riccardo Marioni, seperti dilansir laman NBC, Senin 20 Maret 2017.

"Hasil penelitian ini mungkin membantu mengidentifikasi siapa yang berisiko terbesar dari rambut rontok dan target genetik potensial untuk intervensi," jelas Marioni.

Tim penelitian mempelajari DNA dari lebih dari 52 ribu pria paruh baya yang mengambil bagian dalam percobaan genetik British yang disebut Biobank.

"Pola kebotakan memengaruhi sekira 80 persen pria pada usia 80 tahun. Kami mengidentifikasi ratusan sinyal genetik baru," kata Saskia Hagenaars, seorang mahasiswa yang ikut meneliti studi ini.

Meskipun rambut rontok diturunkan dalam keluarga, seorang pria tidak bisa selalu menyalahkan ayah mereka mengenai kebotakan rambut, beberapa kasus justru disebabkan karena ibu mereka.

"Sangat menarik untuk menemukan bahwa banyak dari sinyal genetik untuk kebotakan pola pria berasal dari kromosom X, yang pria warisi dari ibu mereka," tambah Hagenaars.

Dari orang-orang dalam studi ini, 16,700 tidak mengalami kerontokan rambut. Lainnya, 12 ribu hanya kehilangan rambut sedikit, 14 ribu memiliki rambut rontok moderat dan 9.800 memiliki rambut rontok parah. Demikian ditulis Jpnn.com.

(tty)

Baca Juga

Balita Cenderung Cuek saat Diajak Interaksi, Apakah Ini Gejala Autisme?

Balita Cenderung Cuek saat Diajak Interaksi, Apakah Ini Gejala Autisme?