Bingung Kenapa Anak Cengeng Sekali? Cari Tahu di Sini!

Bingung Kenapa Anak Cengeng Sekali? Cari Tahu di Sini!

Pola asuh (Foto: Scholastic)

APAKAH anak Anda sering menangis? Ya, semua anak pasti menangis, tetapi ada beberapa yang tampaknya sangat rentan terhadap air mata. Anak yang terlalu sensitif mungkin perlu bantuan ekstra untuk belajar mengelola kesusahan mereka.

Psikolog Anak, Eileen Kennedy-Moore Ph.D., mengatakan, menangis adalah respons normal ketika seseorang merasa kewalahan oleh perasaan yang mengganggu. Sementara, yang terjadi pada anak, mereka mulai menangis mengeluarkan air mata pada usia tiga atau empat bulan. Sinyal itu menandakan rasa lapar, nyeri, atau buang air.

“Frekuensi menangis umumnya menurun ketika anak berusia sekitar dua tahun, sebagai anak-anak yang tumbuh mereka menjadi lebih mampu menggunakan kata-kata untuk berkomunikasi apa yang mereka butuhkan,” tulis Eileen Kennedy seperti dikutip Psychologytoday, Senin (17/4/2017).

Anak usia sekolah akan jarang menangis. Mungkin mereka menangis ketika terluka, tapi ketika rasa sakit tak dapat ditahan, anak akan menangis juga. Seperti ketika anak tahu dia harus ke dokter atau tidak boleh main. Anak juga mungkin menangis ketika ditolak teman sebaya atau menonton film sedih.

“Tatapi anak usia sekolah akan lebih mampu mengantisipasi reaksi orang lain untuk tak melihat mereka menangis. Anak akan mencoba tak menangis di depan teman-teman karena mereka berpikir bakal tak mendapat respons baik,” sambungnya.

Anak mungkin menangis untuk mengekspresikan rasa bersalah atau penyesalan setelah mereka berperilaku buruk, untuk meredakan kemarahan orangtua mereka (dan mungkin menghindari hukuman!). Anak akan menghindari menangis di depan umum bila mengalami luka fisik yang serius.

Sementara itu, anak-anak yang menangis dengan mudah dapat menjadi sasaran bullying. Juga, anak-anak yang menghabiskan banyak waktu menangis akan kehilangan pengalaman menyenangkan seperti belajar, bermain, dan bergaul dengan teman-teman.

“Anak yang sering menangis adalah tanda depresi atau sedang kesulitan serius lainnya. Bahkan sering didapati, mereka sulit mengembangkan keterampilan untuk mengatur emosi. Mungkin juga anak tidak tahu apa yang harus dilakukan di sekolah,” terangnya lebih lanjut.

Penyebab anak cengeng lainnya bisa dikarenakan mereka terlalu sensitif ketika digoda, diganggu, atau tidak dapat beradaptasi dengan situasi baru.

(vin)

Baca Juga

Lakukan Kebiasaan Ini ketika Bulan Puasa agar Ibadah Produktif

Lakukan Kebiasaan Ini ketika Bulan Puasa agar Ibadah Produktif