Sudah Besar Anak Masih Cengeng? Tugas Berat Orangtua

Sudah Besar Anak Masih Cengeng? Tugas Berat Orangtua

Pola asuh (Foto: Huffingtonpost)

SAAT balita sering menangis itu wajar. Entah itu karena digoda teman, tidak suka diatur guru, atau tidak boleh main. Tapi, menjadi sangat mengkhawatirkan ketika anak sudah berusia 9 tahun tapi masih cengeng.

Mudah menangis di depan umum apalagi di depan teman-teman akan membuat anak dicap cengeng. Sulit bagi orangtua menangani anak yang menangis hanya karena diledek teman. Jika anak sudah besar dan mulai paham diberitahu, cobalah tangani dengan cara berikut ini agar dia tidak cengeng lagi, seperti dilansir Todayparents, Senin (17/4/2017).

Peran ayah

Menurut penelitian terbaru, peran ayah memengaruhi anak tumbuh menjadi cengeng sekitar 12-20 persen. Ayah yang mudah marah dan dilihat anak membuat mental anak drop. Mereka jadi lemah dan cengeng. Maka, tingkatkan peran ayah yang mendorong anak menjadi kuat.

Rasa bersalah

Studi baru-baru ini diterbitkan oleh The Journal of Personality and Social Psychology menunjukkan bahwa anak berusia dua tahun punya perasaan lebih mudah kecewa dan bersalah ketika melanggar aturan. Jadi orangtua harus membantu anak menempatkan rasa bersalah yang baik agar tidak cengeng saat besar.

Mulai berbicara

Gadis kecil akan menjadi wanita dewasa. Anda dapat melihat tubuhnya berubah. Ajak anak bicara santai, seperti saat di dalam mobil ketika berdua. Bicara tentang hal-hal yang menggangu kenyamanannya untuk meringankan emosinya yang keluar melalui air mata. Nasihati anak cara mengelola perasaan.

(vin)
TAG : Orangtua

Baca Juga

Tradisi Paling Dirindukan saat Lebaran

Tradisi Paling Dirindukan saat Lebaran