Hai Ayah-Bunda, 3 Posisi Bercinta Ini Aman dari Kehamilan

Hai Ayah-Bunda, 3 Posisi Bercinta Ini Aman dari Kehamilan

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BERCINTA dengan pasangan menjadi momen yang membahagiakan. Hanya saja, sebagian besar pasangan was-was jika hasil dari hubungan tersebut membuahkan kehamilan. Nah, ini berikut ini tiga posisi bercinta yang aman dari kehamilan.

Ada kalanya sepasang suami-istri ingin mencegah kehamilan saat berhubungan seksual. Banyak faktor yang menyebabkan, seperti misalnya ingin menjaga jarak kelahiran, sudah memilik anak dengan jumlah cukup, dan ketidaksiapan psikis dan materi.

Untuk mengendalikan kehamilan, dokter akan menyarankan pasangan menggunakan alat kontrasepsi, seperti misalnya IUD, suntik, dan pil untuk wanita dan kondom untuk pria. Jalan sterilisasi juga dapat dipilih jika pasangan sudah tidak ingin memiliki anak lagi selamanya.

Alat kontrasespsi memiliki beberapa efek samping yang terkadang tidak diinginkan oleh pasangan, misalnya ketidakstabilan hormon, perubahan fisik, hingga ketidaknyamanan saat berhubungan seksual. Karena itu, cara yang lebih aman untuk menghindari kehamilan adalah dengan teknik kalender dan menghindari berhubungan seksual kala wanita mengalami masa subur.

Menandai masa subur memang secara teori dapat lebih mudah menghindari kehamilan, namun bukan berarti lebih efektif daripada alat kontrasepsi. Kadang kala masa subur wanita tidak dapat diprediksi, bisa lebih cepat, bisa melambat. Selain itu, sperma bisa hidup dalam Miss V hingga tujuh hari!

Dalam artikel ini, Boykepedia akan memberikan beberapa tips kecil tentang posisi berhubungan seksual yang lebih efektif untuk menghindari kehamilan. Bukan berarti saat melakukan gaya dan posisi seks ini wnaita akan 100% terhindar dari kehamilan, ya. Namun, posisi ini dianjurkan untuk dicoba saat pasangan memang sedang tidak merencanakan untuk memiliki momongan.

1. Posisi berdiri

Berhubungan seksual dengan posisi berdiri memungkinkan sperma lebih sulit untuk mencapai mulut rahim karena harus melawan gaya gravitasi. Sebaiknya, wanita menghindari tiduran atau berbaring setelah selesai berhubungan seks. Kamu dan pasangan bisa mencoba variasi seks di tempat selain ranjang untuk menciptakan suasana yang berbeda dengan gaya ini.

2. Wanita di atas

Posisi woman on top atau wanita di atas pria diklaim sebagai salah satu posisi seks yang lebih cepat membuat wanita orgasme. Hal demikian bisa terjadi karena wanita menjadi pemegang kendali, sehingga dia dapat menentukan posisi yang membuatnya nyaman dan lebih terangsang. Hampir sama dengan posisi berdiri, posisi wanita di atas memungkinkan sperma melawan gaya gravitasi, sehingga lebih sulit menjangkau mulut rahim.

3. Bercinta di dalam air

Sudah pernah mencoba bercinta di dalam bath tub dengan air hangat? Untuk menghindari kehamilan, posisi ini boleh dicoba. Gerak sperma tidak akan berenang bebas karena terhalang oleh air. Terlebih sperma tidak tahan dengan suhu yang tinggi melebihi suhu normal tubuh. Karena itu, ejakulasi di dalam air hangat dapat menurunkan performa sperma dan mengurangi potensi kehamilan. Salah satu hal positif lain saat berhubungan seksual di air hangat adalah otot menjadi lebih rileks, sehingga kenikmatan lebih mudah dicapai.

Selain tiga posisi di atas, dianjurkan untuk melakukan coitus interruptus atau menghentikan penetrasi sesaat sebelum ejakulasi. Hal ini untuk mencegah sperma masuk dalam Miss V. Sekali lagi Boykepedia tegaskan, bahwa tindakan-tindakan ini hanya salah satu upaya untuk menghindari kehamilan dan tidak dapat dipastikan 100% keberhasilannya seperti yang telah dijelaskan di awal tadi. Tertarik untuk mencoba? Demikian ditulis situs Boykepedia.

(tty)

Baca Juga

Seledri Ampuh Turunkan Berat Badan, Begini Cara Mengolahnya

Seledri Ampuh Turunkan Berat Badan, Begini Cara Mengolahnya