SELAMAT HARI KARTINI: Bagi Liliana Tanoesoedibjo, Perjuangan Kartini Tak Hanya Disyukuri, tapi Juga Diteruskan

SELAMAT HARI KARTINI: Bagi Liliana Tanoesoedibjo, Perjuangan Kartini Tak Hanya Disyukuri, tapi Juga Diteruskan

Liliana Tanoesoedibjo dan Puan Maharani dalam sebuah acara (Foto: Okezone)

TANGGAL 21 April, setiap tahunnya menjadi hari spesial nan istimewa bagi setiap wanita di Indonesia. Apalagi kalau bukan karena di tanggal tersebut lah, Hari Kartini diperingati setiap tahunnya.

Di hari tersebut lah kaum wanita diingatkan tentang bagaimana perjuangan keras Raden Ajeng Kartini, untuk bisa membuat kedudukan derajat wanita sama selaras dengan derajat kaum pria. RA Kartini dengan segala upayanya, memperjuangkan bahwasanya kaum wanita sama berhaknya untuk mendapat pendidikan yang layak seperti halnya kaum pria.

Hasil perjuangan keras Kartini tersebut inilah yang kini, kaum wanita rasakan sekarang di era modern. Di mana kaum wanita bisa mengejar pendidikan dan karir setinggi mungkin, tanpa perlu mengenyampingkan kodrat sebagai seorang istri dan ibu bagi keluarganya.

Tidak berlebihan rasanya jika sosok Liliana Tanoesoedibjo kini bisa disebutkan sebagai sosok Kartini modern. Wanita kelahiran 15 Maret 1967 ini aktif dikenal sebagai Chairwoman Miss Indonesia. Di usianya kini, Liliana mampu memperlihatkan diri sebagai sosok wanita yang berhasil dalam karir tanpa harus meninggalkan kodratnya sebagai istri dari CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo dan ibu bagi kelima orang anaknya, Angela, Valencia, Jessica, Clarissa, dan Waren Tanoesoedibjo.

Di mata seorang Liliana, sosok Kartini adalah sosok pejuang wanita yang semangatnya harus ditiru oleh para wanita modern di zaman sekarang. Untuk wanita kelahiran Surabaya ini, sosok Kartini sendiri adalah sosok pejuang wanita dengan pribadi yang bertanggung jawab, pantang menyerah, punya kepekaan dan rasa peduli yang tinggi pada kaumnya, rendah hati, dan yang pasti mau berkorban.

Bicara soal Kartini dan perjuangannya terhadap pendidikan kaum wanita, Liliana memandang bahwa pendidikan memang sangat penting untuk setiap wanita. Menurut komisaris RCTI ini, setiap wanita haruslah menjadi pribadi yang terdidik agar bisa mendidik generasi penerusnya dengan baik.


“Saya memandang bahwa perjuangan yang telah dilakukan oleh Kartini itu, adalah perjuangan yang harus kita teruskan di saat ini. Wanita harus punya pendidikan yang baik, karena di mana ketika seorang wanita itu terdidik dengan baik, maka ia kelak bisa mendidik anak-anaknya dengan baik pula. Ditambah tentunya, juga bisa menjadi pedamping yang baik yang bisa mengimbangi suaminya bekerja,” papar Liliana.

Liliana menilai bahwa peringatan hari Kartini sendiri menjadi momentum untuk kaum wanita di Indonesia, untuk kembali mengingat bagaimana Kartini berjuang keras untuk memperoleh tempat dan kedudukan yang bisa diraih dan dinikmati oleh kaum wanita di era modern ini.

“Makna hari Kartini di masa kini sekarang tentunya untuk mengingatkan kita pada perjuangan seorang Kartini. Tentunya yang mana kita tahu ia berupaya untuk membela kaum wanita agar bisa memiliki hak yang sama berdampingan dengan kaum laki-laki, mendorong agar kaum wanita pada saat itu bisa terdidik dengan baik," jelas Liliana.

Melihat perjuangan keras Kartini kepada para kaum wanita, di mana walau perjuangan Kartini dimulai sudah dari zaman dahulu. Namun Liliana meihat bahwa manfaatnya bisa terasa jelas hingga detik ini. Maka dari itu ia berharap, bahwa nilai-nilai dari Kartini tidak hanya sekedar diperingati atau disyukuri semata. Akan tetapi harus secara aktif diteruskan oleh para wanita Indonesia sekarang.

"Kaum wanita di saat itu kan sulit untuk menjangkau yang namanya pendidikan. Tidak seperti sekarang kan di mana pendidikan ada di depan mata kita. Buat saya nilai-nilai hasil perjuangan Kartini tersebut bukan hanya kita-para kaum wanita sekarang harus syukuri, namun kita juga harus jalankan perjuangan Kartini tersebut," tutur wanita berambut panjang tersebut.

Terakhir, Liliana berharap bahwasanya para wanita modern zaman sekarang bisa menjaga pendidikan dirinya sendiri dengan baik. Di mana, wanita-wanita terdidik inilah yang akan menjadi tonggak bagaimana nantinya suatu bangsa, terutama Indonesia bisa maju lebih pesat lagi.

"Kita sebagai wanita modern harus menjaga pendidikan kita dengan baik. Kenapa? Supaya kita kelak bisa mendidik anak-anak yang notabene adalah penerus bangsa, bisa lebih baik lagi," tutup Liliana.

(dno)

Baca Juga

Trik Memilih Busana saat Liburan untuk <i>Hot Mommy</i>

Trik Memilih Busana saat Liburan untuk Hot Mommy