SELAMAT HARI KARTINI: Kegigihan Donna Swita Hardiani Perangi Diskriminasi terhadap Perempuan

SELAMAT HARI KARTINI: Kegigihan Donna Swita Hardiani Perangi Diskriminasi terhadap Perempuan

Dona Swita (Foto: Istimewa)

PEREMPUAN seringkali dianggap sebagai makhluk yang lemah. Tak ayal, perempuan menjadi korban kekerasan maupun korban kebijakan yang diterapkan di suatu daerah.

Meski kesetaraan gender sudah digaungkan sejak lama, namun masih banyak perempuan yang harus menghadapi diskriminasi dalam lingkungan. Baik menjadi korban dari peraturan daerah yang diskriminatif maupun intoleransi agama.

Hal inilah yang mendorong seorang Donna Swita Hardiani untuk ikut memerangi segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan. Donna bercerita, keinginannya membantu perempuan mendapat hak-haknya kembali adalah setelah dirinya melihat diskriminasi terhadap korban tsunami yang terjadi pada 2004 lalu.

Donna yang kala itu menjadi relawan untuk membantu korban tsunami harus menyaksikan penderitaan berlapis yang dialami oleh para perempuan.

“Berawal ketika tsunami. Sehabis tsunami, korban yang mendapat bantuan adalah yang kepala keluarganya laki-laki. Bagaimana yang suaminya meninggal? Di situ yang membuat saya tertarik masuk menangani hak perempuan,” tutur Donna saat berbicara dengan Okezone melalui sambungan telefon, Kamis 20 April 2017.

Kemudian, Donna semakin merasa miris ketika perempuan tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan pembangunan pabrik semen yang rusak akibat tsunami di Aceh. Ditambah dengan pengambilan bahan baku semen dari karst yang merupakan daerah serapan air.

“Saya tertarik karena masyarakat yang tinggal di situ khususnya perempuan tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Ketika karst dihancurkan, sawah rusak, rumah rusak, dan berdampak pada perempuan,” lanjut Donna.


(vin)
1 / 3

Baca Juga

KEAJAIBAN DOA : Puasa Hari ke-2, Baca Doa Ini Dulu <i>Yuk</i>

KEAJAIBAN DOA : Puasa Hari ke-2, Baca Doa Ini Dulu Yuk