Indosat Ooredoo Dorong Kartini Masa Kini Mandiri dengan Kuasai Dunia Digital

Indosat Ooredoo Dorong Kartini Masa Kini Mandiri dengan Kuasai Dunia Digital

JAKARTA - Cita-cita R.A Kartini menjadikan wanita pribumi sebagai pribadi yang mandiri dan bebas dari belenggu diskriminasi terwujud sudah. Kini wanita Indonesia berada di posisi selevel dengan pria dalam memperoleh hak dan kebebasan.

Memperingati Hari Kartini pada 21 April di era digital seperti sekarang ini, sudah bukan lagi saatnya bicara soal kesetaraan gender, tetapi tentang bagaimana menjadikan wanita Indonesia mampu mensejahterakan diri sendiri.

Hal itu diungkap Deva Rachaman selaku Group Head Communications Indosat Ooredoo ketika ditemui Okezone pada peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April dengan mengadakan berbagai kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan. Khususnya memberdayakan perempuan agar terampil memanfaatkan perangkat digital seperti gadget dan internet untuk memperoleh penghasilan.

"Wanita yang terampil dan melek teknologi dapat mandiri dan sejahtera secara finansial. Dari menguasai itu mereka bisa memproduksi makanan atau pakaian yang dipasarkan secara online lewat media sosial. Selain itu teknologi sangat membatu wanita bekerja secara fleksibel, misalnya bekerja dari rumah seperti menulis. Sehingga kehidupan tetap seimbang antara karier dan keluarga," jelasnya lebih lanjut.

Acara yang mengambil tema “Challenger Spirit Perempuan Indosat Ooredoo Dalam Membangun Bangsa Digital” tersebut dimeriahkan dengan berbagai talkshow, bazaar, forum diskusi wanita hingga hiburan.

“Pemberdayaan perempuan merupakan satu dari empat pilar CSR (Corporate Social Responsibility) kami selain Edukasi dan Inovasi, Kesehatan serta Pembangunan Ekonomi. Acara hari Kartini ini merupakan salah satu bentuk dukungan Indosat Ooredoo terhadap komunitas perempuan untuk melanjutkan semangat Kartini. Kami di Indosat Ooredoo ingin memberikan inspirasi terhadap para perempuan melalui payung program INSPIRA atau Inspirasi Perempuan Indonesia, dalam rangka memberikan dukungan satu sama lain untuk tumbuh, dan juga mengembangkan jiwa kewirausahaan,” paparnya lagi.

Dalam acara tersebut juga diselenggarakan Indosat Ooredoo Women Leaders Forum, dimana masing-masing karyawan perempuan yang sedang meniti karir dan mengembangkan diri di perusahaan digital dapat saling berbagi pengalaman mereka. Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo, Ripy R.H. Mangkoesoebroto berharap forum tersebut membuka kesempatan bagi wanita untuk saling berbagi, berkolaborasi, dan menumbuhkan aspirasi satu sama lain sehingga dapat mengembangkan diri.

“Hanya ada 30% wanita di perusahaan digital ini dan persentasenya bahkan lebih kecil lagi di tingkat manajerial. Kita juga memiliki tantangan yang berbeda dari laki-laki di lingkungan kerja serta kehidupan kita. Untuk itu, forum ini diselenggarakan agar kita dapat saling berbagi, berkolaborasi, dan menumbuhkan aspirasi satu sama lain sehingga kita dapat mengembangkan diri kita, orang lain dan membangun keterlibatan wanita yang lebih signifikan dalam mendukung kesetaraan, keberagaman, dan inklusivitas dalam industri telekomunikasi di Indonesia,” imbuh Ripy.

Rangkaian kegiatan Hari Kartini Indosat Ooredoo diadakan di Auditorium Kantor Pusat Indosat Ooredoo pada tanggal 20 dan 21 April. Dimulai pada tanggal 20 April, Indosat Ooredoo mengadakan talkshow yang membahas berbagai topik, diantaranya pencegahan kanker serviks, kisah inspiratif dari para perempuan yang bekerja di industri digital, UKM perempuan, dan digital start-up perempuan. Acara juga diisi dengan workshop grooming dan fotografi makanan, serta hiburan dari I-Dance dan I-Choir.

Setelah acara ini, diharapkan akan timbul kesadaran dari para karyawan perempuan Indosat Ooredoo mengenai tantangan bekerja di perusahana digital dan bagaimana cara mengembangkan diri untuk dapat menunjukan perfomansi terbaik. Melalui acara ini juga Indosat Ooredoo berusaha mengenalkan istilah intrapreneurship, yaitu jiwa enterpreneurship bagi karyawan untuk berkreasi seperti pebisnis dalam mengembangkan perusahaan digital tempat mereka bekerja.

(fmi)

Baca Juga

Awas! Banyak Wanita Tidak Sadar Bakteri Menyerang Area Kewanitaan

Awas! Banyak Wanita Tidak Sadar Bakteri Menyerang Area Kewanitaan