Ingin Anak Tumbuh Berkualitas? Seperti Inilah Seharusnya Aturannya

Ingin Anak Tumbuh Berkualitas? Seperti Inilah Seharusnya Aturannya

Pola asuh (Foto: Nickjrparents)

TINDAK kekerasan baik secara fisik maupun psikis banyak terjadi pada perempuan dan anak-anak. Hal ini bisa bermula dari masalah keluarga.

Seperti yang disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise. Yohana yang baru pulang dari Iran untuk menghadiri acara Specialized Summit of the Women’s Affairs’ Ministers from Islamic Countries ini menyampaikan bahwa keluarga adalah kunci dari permasalahan yang sering terjadi pada perempuan dan anak-anak.

“Kalau keluarga baik, ada saling pengertian antar suami istri, dan bertanggung jawab pada anak-anak, pasti enggak ada masalah. Karena masalah keluarga, akhirnya ada masalah di mana-mana,” jelas Yohana belum lama ini.

Akibat masih banyaknya masalah yang dialami perempuan dan anak-anak di Indonesia, Yohana beserta para menteri perempuan dari negara-negara Muslim diundang dalam pertemuan di Iran pada 27 April 2017. Dalam acara Konferensi Tingkat Menteri (KTM) itulah, ia bersama menteri dari 7 negara Muslim lainnya membahas tentang isu pemberdayaan dan perlindungan hak perempuan dan anak.

Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia dan tingkat toleransi yang sangat tinggi diapresiasi sebagai role model.

Dari pertemuan tersebut, masing-masing menteri membahas kebijakan yang diterapkan di negaranya. Seperti kebijakan cuti hamil selama 6 bulan dan pengurangan jam kerja pada pegawai perempuan dalam situasi khusus. Bukan tidak mungkin nantinya Indonesia akan mengadopsi kebijakan tersebut.

“Yang direkomendasikan adalah cuti hamil 6 bulan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yohana juga menyampaikan secara umum tentang isu perempuan dan anak yang dirasakan di seluruh negara di dunia. Termasuk 3 program prioritas yang sedang dikembangkan, yakni 3Ends; pemberantasan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak; pemberantasan perdagangan manusia; dan mengakhiri kesenjangan akses bagi perempuan terhadap sumber daya ekonomi.

Tidak hanya tentang kebijakan negara, sekali lagi Yohana juga menekankan pentingnya peranan keluarga dalam membentuk karakter anak. Sehingga diharapkan dapat menciptakan generasi untuk masa depan yang baik.

“Keluarga sangat penting membentuk anak-anak. Sehingga mereka membawa generasi ke depan yang baik. Cermin dari suatu bangsa tergantung dari anak-anak ini. Itu jadi fokus di negara Muslim,” tandas Yohana.

(vin)

Baca Juga

LIFE STORY #3: "Saya Lanjut Gaungkan Anti <i>Bullying</i> ke Setiap Sekolah!"

LIFE STORY #3: "Saya Lanjut Gaungkan Anti Bullying ke Setiap Sekolah!"