Sadis... Cabai Napas Naga Diklaim Paling Pedas dan Mematikan

Sadis... Cabai Napas Naga Diklaim Paling Pedas dan Mematikan

Cabai Mematikan (Foto: Metro)

CABAI dikenal luas sebagai bumbu penambah rasa pedas tapi setiap jenis cabai memiliki tingkat kepedasan yang berbeda. Satu jenis cabai yang dijuluki cabai napas naga diklaim sebagai cabai yang terpedas dan mematikan. Waduh!

Dilansir dari Mirror, Kamis (18/5/2017) cabai ini ditanam dan dikembangkan oleh seorang koki. Tingkatan pedasnya cabai ini bahkan memecahkan rekor dunia. Cabai napas naga ini awalnya dikembangkan untuk digunakan dalam penggunaan bahan medis sebagai obat bius. Hal ini karena minyak yang berasal dari cabai ini bisa membuat kulit mati rasa.

Adalah Mike Smith, seorang koki dari St Asaph di Wales Utara yang sudah menanam cabai dan beberapa jenis sayuran sejak tujuh tahun terakhir. Cabai napas naga yang berhasil dikembangkan Smith ini memiliki tingkat 2,48m pada skala Scoville yakni ukuran yang digunakan untuk mengukur tingkat rasa pedas pada cabai.

Dari tingkat pedasnya ini cabai napas naga berpotensi menyebabkan kejutan jenis anafilaksis atau rasa terbakar pada saluran tenggorokan bagi yang menyantapnya.

Smith yang berusia 53 tahun ini mengatakan tidak pernah benar-benar melahapnya. Ia pernah mencoba di ujung lidahnya dan merasa terbakar kemudian segera meludahkan karena merasa sangat pedas.

Smith juga mengaku, cabai yang dikembangkannya ini juga diciptakan dengan hasil kejasama bersama Nottingham Trent University dalam hal penggunaan obat medis.

"Ini dikembangkan sebagai alternatif anastesi karena banyak pasien yang alergi pada jenis anastesi yang ada," kata Smith. Karena tingkat pedas yang tinggi itu minyak cabai berpotensi membuat kulit menjadi mati rasa dan bisa bekerja sebagai obat bius yang jitu.

Sejauh ini belum diadakan percobaan penambahan cabai ini pada makanan. Selain sangat pedas, cabai ini tampaknya memiliki resiko yang cukup besar jika dijadikan campuran bahan makanan.

(ren)

Baca Juga

Kue Apem, Simbol Tradisi Memaafkan Menjelang Ramadan

Kue Apem, Simbol Tradisi Memaafkan Menjelang Ramadan