Coba Lewatin Jembatan Akar di Sumatera, Berani?

Coba Lewatin Jembatan Akar di Sumatera, Berani?

Jembatan Akar (foto: Caters News Agency)

TIDAK membutuhkan semen, beton, atau rangkaian besi-besi, jembatan ini bisa membangun dirinya sendiri. Terbuat dari akar dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar, jembatan akar merajut dirinya sendiri hampir 30 tahun.

Dikutip dari Atlasobscura pada Kamis (17/5/2017), jembatan akar tumbuh perlahan, seluruh bagian jembatan terbuat dari dua akar pohon beringin yang tumbuh secara alami dan bersebrangan di sungai Batang Bayang, Sumatera. Tapi, terjalinnya kedua akar pohon ini ada campur tangan seseorang di baliknya.

(foto: Caters News Agency)

Awalnya kedua pohon beringin tidak saling terjalin. Seorang guru yang merupakan warga lokal berkeinginan murid-murid dari sebuah desa di sebrang sungai agar bisa berjalan menyebrangi sungai tanpa harus berjalan memutar.

Pada 1890 guru itu mulai meletakkan bingkai bambu dan melilitkan akar dari dua pohon beringin yang bersebrangan di sepanjang bingkai bambu itu. Waktu berjalan, dan jembatan akar pun mulai terbentuk perlahan.

Jembatan unik ini sekarang sedang ditutup dan diperkuat dengan papan kayu agar lebih kuat. Jembatan akar kini menjadi objek wisata dan telah dilengkapi garis panduan untuk para pengunjungnya.

Di balik keunikan jembatan akar, sayangnya sang pencetus tidak dapat melihat hasil gagasannya yang sederhana namun bermanfaat ini. Ia telah dipanggil yang maha kuasa. Sekarang, ribuan pengunjung yang menapakki kaki di jembatan itu mengucapkan terima kasih karena telah menciptakan jembatan terunik di dunia.

(fid)
TAG : jembatan
Berita Rekomendasi

Baca Juga

<i>Wih</i>, Ini Penampakan 3 Stasiun di Jakarta Tempo Dulu dan Sekarang

Wih, Ini Penampakan 3 Stasiun di Jakarta Tempo Dulu dan Sekarang