Wah Gawat, Ternyata Anak Belajar Bohong Bisa dari Orangtua

Wah Gawat, Ternyata Anak Belajar Bohong Bisa dari Orangtua

Pola asuh (Foto: Babysitting)

TAK terbayang kecewa dan kesalnya perasaan orangtua ketika dibohongi oleh anak. Meski itu terkait permasalahan sepele, tetap saja anak berbohong tidak bisa dibiarkan.

Menurut buku Po Bronson dan Ashley Merryman: "Nuture Shock: New Thinking about Children", sekira 98 persen anak tahu berbohong kepada orangtua itu salah. Tapi sebelum orangtua memesan alat deteksi kebohongan, coba ingat-ingat jangan-jangan anak mengadosi kebohongan dari orangtuanya.

Nah, berikut ini beberapa penyebab dan alasan anak berbohong seperti dilansir Lifehack, Jumat (19/5/2017).

Anak belajar berbohong dari orangtua

Anak-anak bukan satu-satunya yang berbohong, orangtua sering mengatakan kepada mereka kebohongan, seperti Santa Claus membawa hadiah pada malam Natal dan kelinci Paskah menyembunyikan telur di kebun. Nah, anak-anak memerhatikan hal ini, mereka menangkapnya. Seorang anak yang orangtuanya berbohong akan berbohong juga karena mereka menganggap itu sebagai perilaku yang dapat diterima.

Anak berbohong agar tidak mengecewakan orangtua

Anak-anak mencintai Anda dan ingin dicinta. Mereka mungkin percaya bahwa mendapatkan "F" untuk ujian matematika akan membuat orangtua sedih, maka mereka menyembunyikan kertas ujian, bahkan membuangnya. Ketika Anda bertanya tentang ujian, dia mungkin akan mengatakan nilai bagus agar tidak mengecewakan.

Anak-anak berbohong untuk menghindari hukuman

Tidak ada yang mau dihukum. Tidak ada TV selama seminggu, kehilangan game favorit, atau lebih buruk lagi. Hukuman akibat berbuat salah membuat anak berpikir mereka harus melindungi diri, salah satunya dengan cara berbohong.

(vin)
TAG : Orangtua

Baca Juga

Hubungan Asmara Terkontaminasi 'Racun', Lebih Baik Putus Saja!

Hubungan Asmara Terkontaminasi 'Racun', Lebih Baik Putus Saja!