Moms, Anak Remaja Suka Membantah, Jangan Langsung Diberi Hukuman

REMAJA lebih cenderung suka membantah daripada anak-anak. Keadaan emosi yang belum stabil membuat mereka lebih mudah meluapkan emosi.

Untuk menghadapi anak yang senang membantah, kesampingkan berbagai macam hukuman untuknya. Tapi lakukanlah tindakan pencegahan agar hubungan Anda dan anak lebih kuat.

Dilansir dari Ahaparenting, Sabtu (20/5/2017), berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghadapi remaja yang suka membantah:

Gunakan nada normal

jangan berteriak ketika berbicara kepada seluruh anggota keluarga. Jika Anda berteriak, ini menunjukkan rasa tidak hormat yang mungkin akan ditiru anak-anak. Tidak perlu berteriak untuk mendapatkan perhatian. Tapi gunakanlah nada suara yang normal agar hubungan antar anggota keluarga tetap terjaga. Bayangkan bagaimana perasaan Anda jika sesorang berteriak pada Anda?

Menetapkan batasan

Saat menetapkan batasan, fokus pada hal yang membantu menguatkan hubungan Anda. Pastikan Anda selalu memiliki waktu untuk berbicara kepada anak setiap hari dan mendengarkan cerita mereka. Jika anak remaja Anda terlalu sibuk untuk bercerita pada Anda, berikan pijatan pada kakinya. Dalam situasi yang santai dan nyaman, dia akan lebih rileks dalam bercerita dan tak bisa menghindari Anda.

Berhenti menghukum

Banyak orangtua berpikir hukuman adalah hal yang tepat untuk mendisiplinkan anak. Padahal ini justru bisa membuatnya tumbuh sebagai pembohong dan pembantah. Duduk dan katakan pada anak remaja Anda tentang peraturan yang tidak dapat dinegosiasikan. Kemudian ketika mereka melanggarnya, jelaskan bahwa dia harus bertanggung jawab sesuai dengan kesepakatan yang dibuat di awal.

()
Berita Rekomendasi

Baca Juga

Yuk, Ikuti Kuis Ceria Ramadan

Yuk, Ikuti Kuis Ceria Ramadan