Khasiat Minyak Pohon Teh Bantu Membasmi Kutu Rambut

SIAPA sih yang ingin mendapatkan musibah kecil semacam kutu rambut? Rasa gatal yang menjalar dan seakan tidak kunjung reda memang mengganggu dan menyebalkan. Namun, sebuah penelitian mengatakan ada satu bahan yang membantu membasmi kutu rambut.

Kutu rambut kerap menyerang anak-anak, bahkan bisa bermanifestasi menularkan anggota keluarga atau teman-teman yang lainnya.

Penyebaran kutu rambut bisa terjadi melalui kontak pakaian, topi, jaket, sisir, dan handuk. Meski ada stigma bahwa kutu rambut menyerang orang yang kurang menjaga kebersihan, tetapi kutu rambut bisa terjadi pada siapa saja.

Sebagian orang mencari cara untuk membasmi kutu rambut dengan mencuci rambut dengan sampo, membilasnya, atau memberikan losion. Adapun berbagai pengobatan tradisional, seperti tea tree oil atau minyak pohon teh yang dapat membantu menghilangkan kutu rambut.

Minyak pohon teh mengandung elemen utama yang berperan sebagai insektisida. Penelitian telah menemukan bahwa satu persen larutan minyak pohon teh mampu membunuh 100 persen kutu kepala dalam waktu 30 menit. Penelitian lain menunjukkan, minyak tersebut yang ditambah dengan campuran lavender dapat bekerja lebih baik dalam membasmi kutu.

Anda perlu membubuhkan minyak pohon teh dan menyisirnya secara bersamaan. Namun, sebelum melakukan prosedur ini, Anda perlu membubuhi sedikit minyak pohon teh pada kulit punggung untuk memastikan tidak ada reaksi alergi.

Kutu dapat bereproduksi dengan sangat cepat. Hampir tidak mungkin menyingkirkannya dengan satu perawatan saja. Setelah membiarkannya semalam, pada keesokan paginya Anda perlu menyisir rambut untuk menghilangkan kutu yang mati.

Kemudian, cucilah rambut dengan sampo dan kondisioner yang mengandung minyak pohon teh. Seluruh proses perlu diulang dua sampai tiga kali dalam seminggu untuk memastikan rambut Anda telah terbebas dari kutu. Demikian dikutip dari Reader's Digeset, Sabtu (20/5/2017).

()
Berita Rekomendasi

Baca Juga

Kehidupan Seksual ''Mati'', Ini Sebabnya!

Kehidupan Seksual ''Mati'', Ini Sebabnya!