Boza, Sempat Dilarang karena Mengandung Opium Kini Banyak Diburu Selama Ramadan di Turki

Boza, Sempat Dilarang karena Mengandung Opium Kini Banyak Diburu Selama Ramadan di Turki

Minuman boza khas Turki (Foto: Insider)

JIKA Indonesia memiliki kolak untuk takjil di bulan puasa, di Turki juga ada takjil yang menjadi buruan orang yang berpuasa terutama di bulan puasa. Minuman tersebut bernama Boza, apakah Anda pernah mendengarnya?

Sebagaimana dilansir IstanbulInsider, ini adalah minuman yang terbuat dari irmik (tepung jagung yang kasar), air dan gula yang melewati proses fermentasi. Sekejap, bila melihat teksturnya boza ini terlihat seperti smoothies, namun ini adalah minuman.

Minuman kental ini ternyata bukan hadir baru-baru ini loh. Boza ternyata telah ada sejak abad ke-10. Kemudian di abad ke-16 boza dilarang oleh Sultan Selim II karena mengandung opium di dalamnya. Lalu di abad 17 boza juga didapati mengandung alkohol karena fermentasi yang terlalu lama.


Saat ini, boza sangat diburu terlebih saat Ramadan yang jatuh pada musim dingin karena minuman ini disajikan hangat. Mengenai rasanya, karena fermentasi, boza terasa asam. Untuk itu baiknya minum sesegera mungkin atau paling lambat 2 hari setelah membeli.

Ingin mencicip rasa minuman khas Turki ini? Boza hanya ada pada musim dingin saja. Banyak diproduksi mulai pertengahan September sampai pertengahan Maret. Sebenarnya boza kini kian langka, namun wilayah Turki bagian barat masih banyak memproduksi minuman ini. Salah satu toko yang masih menjualnya adalah Vefa Bozacici di Vefa Fatih, Katip Celebi Cad No.104/1.

Seperti biasa, kuliner Turki selalu memperlihatkan atraksi menarik sehingga pembeli merasa tertarik. Dalam toko tersebut, sang penjual memperlihatkan langsung saat menuangkan boza pada gelas-gelas dan langsung di meja display. (ndr)

(ful)

Baca Juga

Anda yang Mudik Lebaran ke Bali Sebelum Balik Jakarta Wajib Jajal 3 Kuliner Ini

Anda yang Mudik Lebaran ke Bali Sebelum Balik Jakarta Wajib Jajal 3 Kuliner Ini