OKEZONE STORY #7: Bubah Alfian, Saya Berharap Pemerintah Bisa Lebih Mendukung Seniman Daerah

OKEZONE STORY #7: Bubah Alfian, Saya Berharap Pemerintah Bisa Lebih Mendukung Seniman Daerah

Ilustrasi seniman (Foto: Kcur)

SUDAH berada di posisi seperti sekarang, tentunya saya tidak boleh cepat berpuas diri. Saya yang notabene bisa dibilang anak baru di industri ni, tidak boleh untuk malas belajar menimba ilmu baru dan pastinya tidak menganggap diri sebagai seseorang yang superior.

Masih membekas nyata di ingatan saya, betapa senior-senior seperti Dirman, Adi Adrian, Teddy Lim dan Ryan Ogilvy tidak pernah berlaku sebagai senior yang sombong dan pelit ilmu. Sebaliknya, mereka sangat terbuka dengan ‘anak baru’ seperti saya dan mau banyak membantu soal ilmu make-up.

Hal tersebut juga tentunya menjadi pengingat setiap saat untuk saya, bahwa saya tidak boleh menjadi pribadi yang sombong dan pelit ilmu. Ini juga yang mendasari saya mulai membuka workshop alias kelas pelatihan make-up untuk publik, di mana dalam kelas pelatihan saya blak-blakan dan terbuka soal ilmu.

Apapun teknik, ilmu, atau trik yang saya punya dan saya pribadi terapkan saat bekerja, pasti saya beritahu kepada semua peserta. Menurut saya, tidak ada yang perlu dan harus ditutup-tutupi dan menjadi rahasia.

 


Menurut saya, ilmu itu akan terus berkembang dan bukan berarti saya lebih pintar dari mereka (para peserta workshop). Karena di saat yang sama saya juga bisa banyak belajar ilmu baru dari mereka, ‘buat apa sih simpan ilmu sendiri-sendiri’. Itulah yang ada di pikiran saya. Karena saya sampai di titik ini pun masih kerap bertanya kepada para make-up artis senior karena saya pribadi merasa masih harus banyak belajar lagi dan lagi agar bisa terus berkembang dan menjadi lebih baik lagi.

Terakhir, sebagai seniman yang datang dari daerah kecil untuk mengadu nasib berkarir di Jakarta. Saya memiliki harapan, bahwa pemerintah bisa lebih aware atau sadar lagi dengan potensi-potensi bakat yang ada di kota-kota kecil di Indonesia.

Seperti, di Jember di mana saya berharap bahwa pemerintah baik itu daerah ataupun pusat bisa lebih perhatian dan memberi dukungan lebih lagi untuk organisasi seperti Jember Fashion Carnaval dan festival seni lainnya di daerah-daerah. Agar bisa memajukan lagi potensi besar yang dimiliki oleh daerah-daerah kecil di Indonesia .

Saya memandang, melalui acara-acara tersebut lah bisa menjadi wadah penyaluran bagi seniman-seniman kreatif kota kecil seperti saya untuk bisa berkembang hingga akhirnya nanti bisa mengepakan sayap berkarir sampai ke Ibu Kota dan mancanegara.

Demikian kisah nyata Bubah Alfian, seorang make-up artis profesional dari kota kecil yang akhirnya berhasil berkarir tidak hanya di Jakarta namun juga di kancah internasional. Simak terus Okezone Story Okezone yang inspiratif dengan kisah selanjutnya, setiap hari, pukul 20.00 WIB hanya di Okezone.com.

(dno)

Baca Juga

4 Cara Mudah Miliki Rambut Sehat dan Cantik Alami

4 Cara Mudah Miliki Rambut Sehat dan Cantik Alami