Unik, Ada Bule Jualan Gorengan di Pasar Rawamangun

Unik, Ada Bule Jualan Gorengan di Pasar Rawamangun

Ilustrasi penjual gorengan (Foto: Dede Kurniawan)

BANYAK masyarakat Indonesia memilih gorengan sebagai menu pengiring berbuka puasa, lantaran rasanya enak, murah, serta cukup mudah ditemui di berbagai sudut jalan.

Secara otomatis tingginya permintaan gorengan di bulan Ramadan memicu bermunculannya para pedagang dadakan.

Momen seperti itu memang sudah biasa terlihat, apalagi di sore hari menjelang waktu berbuka. Namun ada satu pemandangan tak biasa di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur. Terdapat pedagang gorengan yang rupanya, mereka adalah sekelompok bule cantik dan ganteng yang membuka gerai gorengan kecil-kecilan dengan nama takjil impor. Mungkin karena penjualnya bule semua jadi dinamakan seperti itu ya?

(Foto: Dinno/Okezone)

Pesona bule-bule ini nampaknya sukses menarik minat pembeli. Tak ayal, gerai gorengannya itu pun ramai dikunjungi warga sekitar.

"Saya mencoba membuat gorengan dengan beberapa rekan. Ini buat pengalaman bisnis, apalagi di tempat ini selalu banyak orang untuk cari jajanan," kata Christiano, sembari melayani pembeli.

Aneka gorengan yang mereka buat pun tak jauh berbeda dengan gorengan pada umumnya. Seperti tahu isi, tempe goreng, pastel, kroket ayam, risol, lumpia, bakwan jagung, peyek udang dan pisang goreng. Harga gorengan yang ditawarkan pun cukup murah, yakni berkisar antara Rp2.500 - Rp5.000. Tak heran, gerai kecil ini cukup ramai dikunjungi pembeli.

(dno)

Baca Juga

High Tea with HighEnd & Metland Menteng, Ajang Santai Menjalin Networking

High Tea with HighEnd & Metland Menteng, Ajang Santai Menjalin Networking