3 Juta Wisatawan Diprediksi Datang ke Yogyakarta Selama Libur Lebaran

3 Juta Wisatawan Diprediksi Datang ke Yogyakarta Selama Libur Lebaran

Tebing Breksi, Yogyakarta (foto: Prabowo/Okezone)

YOGYAKARTA menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Indonesia. Lantaran itu Dinas Pariwisata DIY berani memprediksi lebih dari 3 juta wisatawan akan berkunjung ke Kota Gudeg selama musim libur Lebaran tahun ini.

Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata DIY, Putu Kertiyasa menyampaikan prediksi kunjungan wisata itu jauh lebih tinggi dari tahun lalu. Terlebih, banyak destinasi-destinasi wisata baru di Kota Pelajar ini.

"Libur Lebaran tahun ini berbarengan dengan masa libur sekolah atau kenaikan kelas," kata Putu kepada wartawan.

Selain itu, kata dia, bulan Juni hingga Juli ini merupakan peak season bagi wisatawan mancanegara. Sehingga diprediksi jumlah wisatwan baik lokal maupun asing akan jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Dinas Pariwisata DIY memperkirakan peningkatan wisatawan pada masa libur lebaran akan terjadi selama sekira 10 hari, dengan tingkat kenaikan mencapai 10-15 persen dibanding hari biasa. Yakni dimulai hari H+1 hingga H+10 atau 3 Juli. Sementara puncak kunjungan wisatawan diperkirakan akan terjadi pada H+2 atau hari Lebaran ke-2.

Setelah masa libur lebaran usai, tingkat kunjungan wisatawan ke Yogyakarta diprediksi masih akan terjadi hingga masa libur sekolah usai. Meskipun jumlahnya tak sebanyak saat masa libur Lebaran.

Sejumlah kawasan lokasi wisata favorit di Yogyakarta diprediksi masih akan menjadi tujuan utama para wisatawan menghabiskan masa liburan. Seperti kawasan Kraton, Malioboro, Tugu, Merapi, Candi Prambanan, dan lainnya.

Begitu juga kawasan wisata alam seperti kawasan pantai di Bantul dan Gunungkidul yang lagi populer. Bukit Kalibiru di Kulonprogo, Lavatour Gunung Merapi di Sleman, hingga kawasaan 1000 candi di Prambanan juga menjadi daya tarik wisatawan.

"Ada juga wisata baru seperti Tebing Breksi di Prambanan, kemudian Kebun Buah Mangunan di Imogiri, dan berbagai desa wisata yang ada. Tempat-tempat wisata baru itu juga menjadi daya tarik wisatawan," jelasnya.

(fid)

Baca Juga

Tran Quoc, Pagoda Merah Tertua di Hanoi

Tran Quoc, Pagoda Merah Tertua di Hanoi