BACKPACKER DIARY: Bertandang ke Pantai Gondo Mayit, Surga Biru Saksi Kekejaman PKI

BACKPACKER DIARY: Bertandang ke Pantai Gondo Mayit, Surga Biru Saksi Kekejaman PKI

Pantai Gondo Mayit, Blitar (foto: Instagram/@arypuspa68)

MENDENGAR nama pantainya Anda bisa langsung merinding. Memiliki nama yang unik, bisa jadi daya tarik bagi wisatawan penyuka tantangan untuk berkunjung.

Tapi, pantai yang satu ini tidak hanya memiliki nama yang unik saja untuk menarik para wisatawan. Ya, Pantai Penuh Mayat atau memiliki nama asli Gondo Mayit ternyata juga memiliki pemandangan yang bisa mengalahkan pantai-pantai di Lombok dan Bali.

Perjalanan kali ini dilakukan oleh backpacker Angger Tsu. Awal perjalanan yang ia lakukan dengan teman-temannya, bisa ditempuh dengan mengendarai motor hingga tiba di jalur setapak yang penuh dengan semak.

Kemudian, perjalanan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki menunju pantai. Setelah beberapa lama menempuh jalur mendaki berbatu yang terjal, dan menyibak semak belukar, akhirnya Angger dan teman-teman tiba di Pantai Gondo Mayit.

Pantai Gondo Mayit tidak benar-benar dipenuhi mayat yang mengapung atau terdampar di pantainya. Tapi, jauh sebelum hari ini, pantai ini pernah jadi saksi sejarah era awal Republik Indonesia.

Seperti yang dikutip dari akun instagram @catatanbackpacker, Senin (19/6/2017), dulu banyak ditemukan mayat mengambang dengan kondisi yang sudah membusuk di pantai ini. Bahkan, terdapat kuburannya juga di balik bukit yang ada di sekitar Pantai Penuh Mayat.

Live: Pantai Penuh Mayat 😭 Gondo Mayit! #EkspedisiPancasila #ExploreBlitar #PesonaBlitar @portraitindonesia. . "Dulu disini banyak mayat mengambang Mas dengan kondisi udah membusuk hingga gak dikenali lagi". . "Seriusan Mas? Di pantai seindah ini?" . "Iya Mas. Kalau gak percaya, di balik bukit ada kuburannya kok.". . Ternyata benar, Blitar memiliki banyak pantai indah. Sepanjang pesisir Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, itu isinya pantai indah doang. Nggak akan pernah ada bosannya untuk mengeksplor keindahan yang tersembunyi disini. Saya mengunjungi beberapa pantai kemarin, dari Pantai Pangi, Tambak Rejo, Peh Pulo, dan Gondo Mayit. Tapi yang punya kisah menarik adalah pantai Gondo Mayit. . Menurur orang-orang sekitar, dahulu kala banyak mayat yang mengambang disekitaran pantai. Katanya sih, orang-orang ini adalah korban pembantaian PKI yang dulu tinggal di daerah Blitar. Bukan hanya orang PKInya saja, tapi korban pemberontakannya juga dibuang disana. Bisa dibayangkan gimana membusuknya mayat yang ditumpuk gitu aja disana. Hiiiii! . Gak nyangka, pantai yang sekarang super indah ini dulunya merupakan tempat pembuangan mayat. Ngeri! . Gini nih yang bikin saya seneng explore tempat-tempat baru, banyak hal-hal unik yang bisa ditemui selama perjalanan. Kalau kamu, apa yang membuatmu senang traveling? Cari jodoh kah?

Sebuah kiriman dibagikan oleh Travel Blogger | (Yud & Nov) (@catatanbackpacker) pada Jun 16, 2017 pada 8:39 PDT

Mayat-mayat itu menurut warga sekitar merupakan korban dari pembantaian PKI dan pemberontak yang dibuang ke laut. Tapi, melihat penampakannya sekarang, pantai ini tidak disangka-sangka pernah jadi tempat pembuangan mayat massal dan sudah membusuk.

Pantai Gondo Mayit yang berada di balik semak belukar dan bukit yang masih alami serta lebat akan pepohonan. Pantai berpasir putih yang halus dan airnya biru jernih, membuat harmoni yang menyenandungkan keindahan alam yang tiada tara.

Sama sekali tidak ada sampah ditemukan di pantai ini, pun tidak ada warung-warung penjaja makanan. Hanya ada pantai, air laut yang berdesir merdu dan pasir putih lengkap dengan pesonanya yang tidak tertandingi dengan apapun.

Penasaran dengan pesona Pantai Gondo Mayit? Datanglah ke daerah Blitar, Jawa Timur. Jika Anda beruntung akan menemukan surga birunya Blitar tersebut.

(fid)

Baca Juga

<i>Mudikers</i>, Simak Tips Nyaman Naik Bus ketika Mudik

Mudikers, Simak Tips Nyaman Naik Bus ketika Mudik