Beyonce Melahirkan, Ketahui Risiko Hamil Bayi Kembar di Usia 35 Tahun

Beyonce Melahirkan, Ketahui Risiko Hamil Bayi Kembar di Usia 35 Tahun

Beyonce lahirkan bayi kembar (Foto: Huffingtonpost)

KARENA tak kunjung memiliki anak, seorang wanita rela melakukan bayi tabung meski usianya sudah 35 tahun. Tapi ada banyak dampak risiko yang dialaminya dan keberlangsungan hidup janin.

Dikutip Babycenter, Senin (19/6/2017), berikut adalah dampak yang dihadapi oleh seorang ibu yang mengandung janin kembar. Sebaiknya, baca dulu sebelum memutuskan untuk hamil lagi di usia tersebut.

Anemia

Wanita hamil di usia 35 tahun, apalagi bayinya kembar sangat rentan mangalami anemia. Karena itu, disarankan sebelum waktunya hamil, wanita harus memperbanyak asupan zat besi. Atau di kala hamil Anda bisa mengonsumsi suplemen zat besi yang cukup.

Bayi lahir prematur

Kebanyakan, ibu yang hamil di usia 35 tahun, apalagi hamil bayi kembar berisiko melahirkan prematur. Ini sudah banyak dialami oleh seorang wanita di berbagai belahan dunia. Kalau bayi lahir prematur, tentu berat badannya rendah. Begitu juga kondisi organ tubuh janin belum matang sempurna, seperti bayi yang lahir di usia 40 minggu.

Preeklamsia

Hampir semua ibu hamil yang berusia di atas 30 tahun berisiko mengalami preeklamsia. Apalagi kalau sebelumnya memiliki riwayat hipertensi. Jika Anda mengalami ini, khawatirnya dapat menderita kelainan ginjal atau hati. Bahkan, masalah ini pernah dialami oleh 15 wanita yang hamil bayi kembar.

Diabetes gestational

Penyakit ini hanya muncul di saat wanita sedang hamil. Karena terjadinya lonjakan kadar gula darah yang berlebihan. Selama hamil, biasanya mereka menjalani terapi suntik insulin atau pil untuk menstabilkan kadar gula darahnya. Dampaknya jika mengalami diabetes gestasional, Anda lebih rentan melahirkan janin prematur.

(hel)

Baca Juga

Sibuk Nyanyi, Penyanyi Pink Tetap Rajin Memerah ASI, Salut!

Sibuk Nyanyi, Penyanyi Pink Tetap Rajin Memerah ASI, Salut!