Cara Atasi Sleep Apnea Tanpa Minum Obat Tidur

Cara Atasi Sleep Apnea Tanpa Minum Obat Tidur

Ilustrasi (Foto: Completewellbeing)

SERING terbangun saat tidur? Kemudian, setelah bangun itu Anda merasakan letih seperti habis berlarian jauh? Mungkin saja Anda mengidap Sleep Apnea.

Penyakit tersebut sebenarnya terjadi karena adanya penyumbatan pada saluran pernafasan Anda yang akhirnya menutup masuknya oksigen ke tubuh. Risiko terbesar dari masalah ini adalah kematian.

Seperti diketahui, pemain film Star Wars, Carrie Fisher dikabarkan meninggal akibat penyakit ini. Obat tidur menjadi solusi kebanyakan dokter dalam mengatasi masalah ini. Namun, bila Anda merasa itu kurang kuat untuk mengatasi masalah, Anda bisa lakukan pengobatan rumah seperti dilansir dari Dr Axe.

1. Mencapai atau mempertahankan berat tubuh ideal

Salah satu alasan mengapa kenaikan berat badan meningkatkan risiko Sleep Apnea adalah karena hal itu membuat kemungkinan besar ada penumpukan lemak di leher. Hal tersebut tentunya bisa memengaruhi otot temggorokan dan kemampuan bernapas Anda. Semakin berat badan Anda, maka kian besar kemungkinan mengalami gangguan tidur ini. Jadi, sangat disarankan bagi Anda yang bertubuh gemuk untuk melakukan diet sehat agar tubuh Anda terhindar dari masalah ini.

2. Hindari alkohol berlebih, merokok, dan terlalu banyak mengonsumsi sedatif

Alkohol telah terbukti menggangu kualitas tidur. Bukan hanya itu, alkohol juga bisa mengendurkan otot-otot tenggorokan termasuk uvula dan langit-langit mulut, yang dibutuhkan untuk membantu mengendalikan pernapasan. Selain itu, baik merokok atau minum alkohol, dipercaya bisa menyebabkan peradangan dan retensi cairan di saluran pernapasan, sehingga mengganggu tidur normal.

3. Tempatkan humidifier di kamar

Beberapa orang melaporkan penurunan mendengkur, berkurangnya kesulitan bernapas akibat tersumbatnya hidung, dan mendapatkan pernapasan yang lebih jernih saat tidur dalam kamar yang dipasangi humidifier. Humidifier juga bisa membantu mendorong sinus sehingga banyak udara yang akhirnya masuk ke dalam tubuh. Selain itu, Anda bisa menggosok minyak esensial di sekitar dada untuk membantu membuka jalan napas secara alami.

4. Pilih posisi tidur paling nyaman

Posisi tidur menjadi salah satu penentu Anda dapat bernapas dengan baik atau tidak. Mengangkat kepala saat tidur bisa membantu menurunkan dengkuran. Jangan sekali-kali Anda tidur telentang. Sebab, pada posisi tersebut, kondisi dengkuran dan gejala pernapasan lain bisa semakin buruk.

5. Obati gejala lain dari Sleep Apnea

Banyak orang yang menderita Sleep Apnea disertai kebiasaan mendengkur yang keras. Selain itu, masalah kesehatan lainnya juga bisa terjadi seperti acid reflux, sakit perut dan batuk kronis. Gejala lain tersebut bisa memperburuk kondisi pernapasan tubuh Anda. Makanya sangat penting untuk mengobati masalah tersebut agar saluran pernapasan tidak tersumbat akibat adanya lendir di tenggrokan misalnya.

(hel)

Baca Juga

Waspada, Kelelahan di Perjalanan Mudik Undang Penyakit Datang

Waspada, Kelelahan di Perjalanan Mudik Undang Penyakit Datang