Terapi dan Pengobatan untuk Mengatasi Sleep Apnea

Terapi dan Pengobatan untuk Mengatasi Sleep Apnea

Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

GANGGUAN saat tidur ternyata bisa membahayakan kesehatan. Salah satu gangguan yang bisa berakibat fatal adalah Sleep Apnea.

Sleep Apnea adalah gangguan saat tidur yang menyumbat saluran pernapasan. Umumnya orang yang mengalami ini tidak menyadarinya. Sebab Sleep Apnea muncul tanpa gejala.

Beberapa dokter mungkin hanya menyarankan para penderita Sleep Apnea kasus ringan untuk merubah gaya hidup yang lebih sehat seperti menurunkan berat badan atau berhenti merokok. Dan apabila pasien memiliki alergi pada hidung, dokter akan merekomendasikan untuk melakukan pengobatan alergi.

Namun apabila cara-cara itu tidak berhasil mengobati Sleep Apnea, Anda bisa melakukan sejumlah perawatan. Untuk beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan. Dilansir dari Mayoclinic, Selasa (20/6/2017), inilah beberapa cara untuk mengatasi Sleep Apnea

Terapi CPAP

Perawatan yang paling umum untuk mengatasi Sleep Apnea adalah terapi menggunakan mesin continuous positive airway pressure (CPAP). Dengan CPAP, Anda akan mendapatkan tekanan udara yang agak lebih besar dibanding dengan udara sekitar Anda. Hal ini bisa menjaga saluran napas bagian atas untuk tetap terbuka, sehingga mencegah Sleep Apnea dan dengkuran.

Operasi

Pembedahan adalah pilihan lain untuk mengobati Sleep Apnea apabila cara lain gagal. Umumnya, pembedahan dilakukan jika dalam 3 bulan cara lain untuk mengatasi Sleep Apnea tidak berhasil. Namun, bagi beberapa orang yang memiliki masalah struktur rahang tertentu, ini adalah pilihan pertama yang baik.

Tujuan pembedahan untuk Sleep Apnea adalah memperbesar jalan napas melalui hidung atau tenggorokan sehingga tidak menyebabkan dengkuran atau membuka saluran udara bagian atas. Pilihan bedah bisa meliputi pembuangan jaringan di bagian belakang mulut dan bagian atas tenggorokan, reposisi rahang untuk memperbesar ruang di belakang lidah dan langit-langit lunak, menciptakan jalur udara baru, dan menjaga awalan yang tertutup agar udara tidak tersumbat di tenggorokan.

Jenis pembedahan lain untuk mengurangi dengkuran dan berkontribusi pada pengobatan Sleep Apnea adalah menghilangkan polip pada hidung, meluruskan partisi bengkok antara lubang hidung, mengangkat amandel, dan operasi penurunan berat badan.

(hel)

Baca Juga

Waspada, Kelelahan di Perjalanan Mudik Undang Penyakit Datang

Waspada, Kelelahan di Perjalanan Mudik Undang Penyakit Datang