Madu Sehat, tapi jika Makannya Berlebihan Berbahaya Lho bagi Kesehatan

Madu Sehat, tapi jika Makannya Berlebihan Berbahaya Lho bagi Kesehatan

Ilustrasi (Foto: Eyogaguru)

SEGALA sesuatu yang berlebihan, hasilnya akan tidak baik. Sekali pun sesuatu yang Anda konsumsi dipercaya sangat baik bagi kesehatan. Contohnya madu.

Siapa yang tak kenal dengan madu? Bukan hanya rasanya yang manis, tetapi madu mengandung banyak manfaat baik untuk kesehatan. Makanya, sudah sejak ratusan tahun yang lalu, nenek moyang sudah menggunakannya juga sebagai alat pengobatan. Pun juga untuk kecantikan.

Tetapi, mengonsumsi madu terlalu banyak juga tidak baik. Tidak bisa Anda berpikiran, semakin banyak madu yang dikonsumsi, semakin sehatlah tubuh ini. Malah sebaliknya! Bahaya kesehatan yang akan menghantui Anda bila kadar madu yang Anda konsumsi terlalu banyak.

Diketahui, konsumsi madu pada manusia per hari sama dengan Anda mengonsumsi gula pasir. Tidak disarankan konsumsi madu lebih dari 10 sendok per hari. Asupan gula yang berasal dari madu sama dengan asupan gula pada biasanya. Jadi, bila Anda sudah mengonsumsi cukup madu, maka tidak ada lagi gula dalam makanan Anda.

Kemudian, apa dampak yang akan terjadi bila Anda mengonsumsi terlalu banyak madu? Dilansir dari Livestrong, ada dampak jangka pendek dan jangka panjangnya. Untuk jangka pendek, kelebihan madu akan menyebabkan masalah lambung, seperti kram perut, kembung, dan diare.

Hal tersebut terjadi karena kandungan fruktosa madu yang berlebihan akan menggangu kemampuan usus kecil Anda menyerap nutrisi tubuh. Hal itu tentunya akan menyebabkan ketidaknyamanan perut.

Sedangkan, efek jangka panjangnya adalah terjadi masalah di saluran gastrointestinal. Penyerapan nutrisi bisa menjadi masalah permanennya. Selain itu, karena madu memiliki kandungan asam, bila konsumsi madu terlalu banyak juga akan berdampak pada enamel gigi dan lapisan kerongkongan, perut, dan usus. Seperti kebanyakan gula, terlalu banyak mengonsumsi madu pun bisa sebabkan ketidaksensitifan terhadap insulin. (vin)

(ful)

Baca Juga

Tanpa Sedot Lemak, Ibu 1 Anak Berbobot 138 Kg Sukses Turunkan 66 Kg, Bagaimana Caranya?

Tanpa Sedot Lemak, Ibu 1 Anak Berbobot 138 Kg Sukses Turunkan 66 Kg, Bagaimana Caranya?