Makna Kain Ihram yang Selalu Dikenakan Jamaah Haji

Makna Kain Ihram yang Selalu Dikenakan Jamaah Haji

Kain ihram (Foto: Hajjandumrahexpress)

MENGENAKAN busana ihram bagi jamaah haji merupakan keharusan dalam melakoni ibadah haji. Busana ihram sendiri berwarna putih dan tidak memiliki jahitan.

Modelnya menyerupai kain panjang biasa yang dilipat pada tubuh sebagai pengganti pakaian. Bagi orang awam yang belum melaksanakan ibadah haji atau umrah mungkin penasaran mengapa diwajibkan menggunakan kain ihram.

Secara singkat, kain ihram merupakan simbol pelepasan atribut keduniawian yang melekat pada manusia dan dianggap kembali fitrah seperti masa ia pertama kali dilahirkan. Sehingga semua manusia, baik pria dan wanita, terlihat sama di mata sang Pencipta.

“Semua pria dan wanita adalah sama di mata Tuhan, termasuk warna, gender, atau status. Ini merupakan hal yang sangat penting karena bila kalian orang kaya maka kalian akan berpakaian sangat kaya dan sangat cantik untuk acara yang penting. Sementara, mereka yang miskin tak akan bisa berpakaian seperti itu,” papar Nasif Kayed, seorang General Manager The Sheikh Mohammed Centre for Cultural Understanding di Dubai, seperti dilansir Al Arabiya, Senin (17/7/2017).

Selama kegiatan haji, seluruh umat melakukan serangkaian kegiatan agama. Inilah waktunya mereka mendedikasikan waktu dan segala sesuatunya untuk Allah SWT. Setiap orang yang melaksanakan haji menggunakan busana yang sama agar fokus beribadah dan melupakan hal keduniawian.

“Ketika Anda dilahirkan pertama kali, Anda dibungkus dengan selembar pakaian, sebagian besar berwarna putih. Dan begitu Anda meninggal, Anda juga melakukan hal yang sama. Ibadah haji bukan perkara busana melainkan pikiran, perilaku, dan semuanya perlu berubah,” kata Nasif.

Selain menggunakan busana ihram, jamaah haji juga menanggalkan sepatu mahal dan bermerek mereka. Baik pria atau wanita hanya menggunakan sandal atau alas kaki model flip flop.

Busana ihram akan terus digunakan selama pelaksanaan haji hingga proses Tawaf berakhir dan jamaah haji melalui proses pencukuran rambut (tahalul). Jika sudah, mereka akan kembali ke hotel dan mengganti busana seperti biasanya, lalu meninggalkan kota Makkah menuju tanah airnya.

(dno)
fashionhijab

Baca Juga

Lipstik Abu-Abu yang Dipakai Gigi Hadid Cocok untuk yang Berani Tampil Beda!

Lipstik Abu-Abu yang Dipakai Gigi Hadid Cocok untuk yang Berani Tampil Beda!