Suasana Hati Lagi Tak Menentu? Jangan Konsumsi Makanan Ini atau Malah Tambah Bad Mood

Suasana Hati Lagi Tak Menentu? Jangan Konsumsi Makanan Ini atau Malah Tambah Bad Mood

Donat (Foto: Ravishly)

KEADAAN perut memang memainkan peran cukup besar, tidak hanya soal energi untuk beraktivitas tetapi bahkan juga soal mood.

Tanpa banyak diketahui, ada sederet jenis makanan yang ketika dimakan ternyata bisa merusak mood. Penasaran kan? Mari intip uraiannya di bawah ini, sebagaimana dilansir Purewow, Selasa  (18/7/2017).

Makanan manis 

Makanan manis paketan, seperti misalnya sekotak donat yang penuh dengan pewarna makanan serta gula disebutkan bisa mengurangi fokus dan membuat diri terlalu bersemangat alias hiperaktif terutama bagi anak-anak. Jadi dibandingkan pergi ke supermarket, lebih bijak untuk pergi ke toko roti lokal terdekat untuk membeli aneka produk roti.

Fast food

Makanan junk food yang disajikan oleh restoran cepat saji, seperti misalnya kentang goreng disebutkan penuh dengan kandungan lemak. Maka dari itu junk food disebutkan dapat menganggu keseimbangan omega 3 dalam tubuh, sehingga membuat kadar fatty acid dalam tubuh menjadi rendah dan meningkatkan resiko pesimis hingga depresi lebih tinggi.

Mentega 

Margarin atau mentega, hadir dengan kandungan lemak yang tidak baik bagi tubuh. Alih-alih mengonsumsi margarin, disarankan sebaiknya untuk memilih butter.

Kudapan asin 

Kudapan seperti keripik kentang dan sejenisnya memang lezat nan gurih, namun kebanyakan kudapan berasa asin alias salty snacks ini hadir dengan kandungan monosodium glutamate (MSG) yang tidak rendah dan perasa buatan yang disebutkan dapat membuat kepala menjadi pusing, tubuh menjadi lelah, dan terasa lemah.

Minuman soda 

Minuman soda hadir dengan pemanis buatan, yaitu aspartame yang di didalamnya terdapat zat amino acid bernama phenylalanine. Dalam beberapa studi disebutkan, phenylalanine inilah yang menjadi faktor terjadinya penurunan mood karena menghambat produksi serotonin (salah satu zat perangsang rasa bahagia).

(dno)

Baca Juga

Fenomena <i>Naive Subject</i> Picu Konsumsi Gula, Garam dan Lemak Berlebih

Fenomena Naive Subject Picu Konsumsi Gula, Garam dan Lemak Berlebih