SHARE LOC: Menelusuri Tambang Mbah Soero, Rasakan Sensasi Aura Mistisnya

SHARE LOC: Menelusuri Tambang Mbah Soero, Rasakan Sensasi Aura Mistisnya

(Foto: Instagram)

PENINGGALAN bersejarah dari zaman penjajahan Belanda kini banyak dijadikan destinasi wisata sejarah. Di antaranya Lubang Tambang Mbah Soero, Sawalunto, Sumatera Barat.

Masuk ke dalam lubang bekas penambangan batu bara dari zaman Belanda ini akan memberikan pengalaman mistis. Lubang yang sempit dengan cahaya remang-remang dan kadar oksigen yang sedikit akan membuat jantung berdetak kencang.

Lubang bawah tanah ini memiliki panjang hingga 186 meter. Anda akan berjalan di tembok beton dengan gagang besi yang bisa menuntun Anda dengan baik selama perjalanan. Begitu mengerikan dan bisa dijadikan tempat uji nyali lho.

Kehadiran lubang bawah tanah ini sudah ada sejak tahun 1898 dan digunakan hingga 1930. Dulunya Belanda menjadikan lubang sebagai tempat penambangan batu bara karena hasil batu baranya lebih baik dibandingkan di Kalimantan.

Meski begitu, dari balik monumen bersejarah ini tentu saja menyimpan pelik duka oleh pribumi yang dijadikan budak. Orang Belanda memang kejam,bayangkan saja para pekerja tersebut bekerja dengan dirantai sehingga banyak disebut sebagai lubang orang rantai.

Orang yang dirantai tersebut jumlahnya bisa ratusan, kaki dan tangan mereka dirantai untuk menambang batu bara. Lebih parahnya lagi, banyak pekerja pribumi yang meninggal dan dibiarkan tertimbun reruntuhan di sana, tanpa dikuburkan dengan layak.

Hal ini terbukti ketika Lubang Tambang Mbah Soero sedang direnovasi. Di mana banyak tengkorak manusia ditemukan dari reruntuhan bangunan. Para pekerja yang meninggal ini karena tidak diberikan makanan dengan layak sementara mereka harus bekerja tanpa kenal henti.

Namun, Pemerintah Belanda seperti tidak memiliki hati pada para pribumi. Mereka membiarkan saja mayat pekerja yang meninggal tersebut berada di dalam lubang, bahkan ada yang dikuburkan dibalik tembok.

Begitu kejamnya perilaku Belanda kepada pribumi dan itu bisa Anda rasakan ketika memasuki lubang. Hawa panas dan sesak memberikan pengalaman buruk bagi mereka yang tersisa. Jika penasaran, langsung saja menuju Lubang Mbah Soero ini yang bisa ditempuh dengan jarak satu jam dari kota Padang. Untuk biaya masuk pengunjung harus membayar tiket Rp10.000. Untuk menuju lokasi Anda harus memakai helm dan sepatu boot.

(ful)

Baca Juga

Langkah Aman Menghindari Pencopet Paspor saat Melancong ke Luar Negeri

Langkah Aman Menghindari Pencopet Paspor saat Melancong ke Luar Negeri