Moms, Sadari Anak Punya Dunia Sendiri, Jangan Batasi Kreativitas Mereka!

Moms, Sadari Anak Punya Dunia Sendiri, Jangan Batasi Kreativitas Mereka!

Pola Asuh (Foto: Theconversation)

UMPAN balik yang diberikan orang dewasa terhadap hasil karya anak kebanyakan menjurus ke komentar negatif. Ungkapan tersebut sangat mempengaruhi imajinasi anak sehingga menjadi terbatas.

Misalnya, melarang anak bermain musik, terlalu mengarahkan buku bacaan anak, menyalahkan warna yang dibubuhkan anak di kertas saat melukis, dan lain sebagaimnya. Moms, ingat anak punya dunia sendiri dan mereka sedang berproses.

Mulai sekarang berhenti membatasi kretivitas anak dengan menerapkan banyak aturan dan komnetar negatif. Melansir dari Lifehack, Kamis (3/8/2017) berikut cara yang bisa dilakukan orangtua agar imajinasi dan kreativitas anak berkembang.

Baca Juga: Terkontaminasi Pergaulan di Sekolah, Begini Cara Menghentikan Perangai Buruk Anak

Setting otak

Orang dewasa bisa menyeting pikiran mereka. Seperti berpikir video game buruk dan tidak ada masa depan untuk musik. Perlu diketahui bahwa gagasan semacam itu sudah ketinggalan zaman. Untuk menumbuhkan kreativitas anak Anda, mungkin memerlukan rewiring otak dan cara berpikir sendiri. Hentikan diri untuk tidak menggunakan autopilot dan memuji produk, bukan prosesnya. Langit mungkin tidak biru, tapi butuh waktu lama bagi anak dan kerja keras untuk menciptakan langit berwarna. Sadarilah bahwa seni digital sama kreatifnya dengan menggambar dengan pensil dan tinta.

Baca Juga: Penyebab Anak Jadi Pem-bully, Kekerasan di Rumah hingga Kurang Perhatian Orangtua

Sadarilah dunia anak, bukan dunia Anda

Berhentilah mencoba membuat anak-anak melihat dunia seperti yang Anda lihat. Penghakiman, sudut pandang adalah milik Anda. Orang dewasa sudah punya banyak pengalaman dan dapat mengukurnya. Sementara anak-anak baru punya secuil pengalaman dan masih menggunakan imajinasi lebih baik daripada orang dewasa. Izinkan anak bebas menggunakan indra mereka sendiri untuk diri sendiri, tidak bias seperti saran orangtuanya. Berikan anak alat, ruang dan waktu untuk membantu menumbuhkan kreativitas mereka. Bekerjalah dengan proses kreatif anak, jangan melawannya. Anda tidak pernah tahu, mungkin mereka akan menjadi inovator besar selanjutnya.

1 / 2

Baca Juga

<i>Wow</i>! Ada Rumah dengan Atap Kebun Bertingkat, Penasaran seperti Apa Ya?

Wow! Ada Rumah dengan Atap Kebun Bertingkat, Penasaran seperti Apa Ya?