Image

38 Finalis Puteri Indonesia Bersaing Meraih Gelar Duta Bangsa

Adhini Amaliafitri, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2009, 16:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2009 10 01 29 261670 EwyN2v4I7R.jpg Foto: Adhini Amaliafitri

UNTUK ke-14 kalinya, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) menggelar ajang tahunan Pemilihan Puteri Indonesia (PPI). Bertema "Pancarkan Cantikmu Melalui Karya Bagi Negeri dan Pelestarian Persada Nusantara", ke-38 finalis mewakili 33 propinsi di Indonesia akan bersaing merebutkan gelar Puteri Indonesia 2009.

Ke-38 finalis akan menjalani masa karantina yang berlangsung dari 30 September sampai 9 Oktober 2009, di Hotel Nikko Jakarta, sebagai official hotel Kunjungan Miss Universe 2009.

"Ini adalah penyelenggaraan pemilihan Putri Indonesia ke-14, adapun tujuannya untuk Wujudkan Prestasi dan Kreativitas Melaui Karya serta Integritas bagi Ibu Pertiwi. Apa ini sebenarnya? Pesan apa di balik slogan atau tema pemilihan Putri Indonesia 2009 kali ini. Seperti kita ketahui bersama, pemerintah tahun ini mencanangkan bahwa tahun ini adalah tahun kreativitas. Indonesia merupakan sebuah negara besar, yang dapat lebih memainkan perannya di dunia. Dapat meningkatkan kreativitasnya di mata internasional," ujar wakil dari Yayasan Putri Indonesia Putri Kuswisnuwardhani, saat konferensi pers di Hotel Nikko, Jakarta (30/09/09).

"Lewat ini, kita juga memerlukan human resource yang berkualitas, bernilai, dan memiliki tingkat kreativitas yang tinggi. Kita ingin, remaja dan putri-putri Indonesia ini bisa lebih aspiratif mengangkat peluang-peluang yang ada di luar," lanjutnya.

Tahun ini, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) kembali melakukan kerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) di mana sesuai dengan kriteria dari finalis Puteri Indonesia, yakni Brain, Beauty, dan Behavior.

YPI akan memberikan kesempatan kepada pemenang atribut Puteri Intelegensia, untuk mendapatkan beasiswa pendidikan Strata (S1) dan Pascasarjana (S2). Hal ini merupakan upaya kedua belah pihak dalam memberikan kontribusi kepada perkembangan dan peningkatan kualitas generasi muda Indonesia, sehingga pada akhirnya dapat menghasilkan putri Indonesia yang tidak hanya cantik, namun cerdas serta sigap dalam menghadapi tantangan kompetisi global.

Pemenang Puteri Indonesia 2009 & Runner Up juga tetap akan meraih kesempatan untuk berprestasi di ajang internasional, yaitu Miss Universe dan Miss International pageant.

Sebagai calon Duta Bangsa, para Finalis Puteri Indonesia 2009 akan mendapat berbagai pembekalan pengetahuan saat karantina.

Mulai dari DR Sapta Nirwandar (Dirjen Pemasaran Depbudpar), Dr Henri Bastaman, MES ( Deputi Menteri Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat), DR dr Siti Fadilah Supari Sp. JP(K) (Menteri Kesehatan), Prof Dr Meutia Hatta Swasono (Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan), DR. Dewi Motik Pramono Msi. (Pengusaha, Aktivis Sosial), Ibu DR Leila Mona Ganiem Spd. Msi (Konsultan Komunikasi), Charles Bonar Sirait, dan Mustika Ratu, akan memberikan pembekalan pada seluruh calon Duta Bangsa itu.

Selain itu, Puteri Indonesia yang menjabat sebagai duta Anti Narkoba ke depannya, akan mendapatkan penyuluhan dari Dr Victor Pudjiadi (Badan Narkotika Nasional) serta menjalani tes anti narkoba.

"Yayasan Puteri Indonesia, sejak awal memang membina, menggali, mengembangkan bakat-bakat para remaja Puteri Indonesia untuk berani berkiprah, tidak hanya di Indonesia tetapi di dunia Internasional. Maka 10 hari ke depan ini, adik-adik kita yang ada di dua jajaran depan ini akan mendapatkan pembekalan-pembekalan dari pakar di bidangnya masing-masing. Antara lain Ibu Meutia Hatta, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan akan memberikan pembekalan mengenai apa saja yang perlu diketahui sebagai perempuan ataupun wanita Indonesia, apa saja masalah yang masih kita hadapi di Indonesia yang bisa kita upayakan untuk selesaikan bersama. Ibu Siti Fadilah, Menteri Kesehatan akan memberi pembekalan, seperti kita ketahui bersama beragam penyakit epidemik belakangan ini mewabah di dunia. Apakah adik-adik sekalian sudah tahu apa itu dan bagaimana menanggulanginya. Topik-topik seperti ini akan diberikan para pembekal-pembekal yang ahli di bidangnya. Kemudian ada juga Dewi Motik Pramono, pakar lingkungan hidup yang akan memberikan wawasan untuk tahu bahaya dari Global Warming, untuk hidup kita di tahun-tahun mendatang," jelas Putri.

Salah satu yang membedakan dalam pemilihan Puteri Indonesia tahun ini adalah pergantian Mahkota Puteri Indonesia 2009. Kali ini, Mahkota Puteri Indonesia 2009 memiliki bentuk menyerupai bulu burung merak. Salah satu satwa Indonesia yang memiliki bulu yang indah. Mahkota persembahan dari PT Hartono Wira Tanik (HWT) tersebut terbuat dari Emas Putih PLG, bertaburkan batu-batuan alam dan mutiara Indonesia, melambangkan kekayaan alam yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang memberikan kesan mewah dan elegan serta memancarkan keanggunan seorang Puteri Indonesia sejati.

Untuk tampilan berbusana saat malam Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia 2009, para finalis Puteri Indonesia 2009 akan tampil cantik dengan busanara rancangan tangan dingin Allure, Raden Sirait, Didit Hediprasetyo, dan Anne Avantie. Tata ria para finalis dipercayakan pada tim Artistik Mustika Ratu.

Malam Grand Final PPI 2009 akan diselenggarakan Jumat (9/10/09) di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah, dan dihadiri oleh Miss Universe 2009, Stefania Fernandez Krupij dari Venezuela.

Pemilihan Puteri Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan peran positif remaja puteri yang dapat menjadi panutan, serta sebagai duta bangsa dalam berbagai forum event nasional maupun internasional.

Bertepatan dengan pencanangan Batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, para Finalis Puteri Indonesia 2009 akan melakukan kampanye dengan menggunakan Batik Nusantara di Bundaran Hotel Indonesia, Jumat (2/10/09).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyuarakan seni batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia yang wajib dilestarikan, agar tidak punah dan tetap menjadi warisan untuk generasi mendatang bangsa Indonesia.

Selain itu, para finalis juga akan melakukan kegiatan untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap penyakit lepra dengan membagikan jarum penguji lepra "Needle of Hope" di Bundaran Hotel Indonesia, Rabu (7/10/09).

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini