nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menu Tradisional Bugis

sindo, Jurnalis · Sabtu 15 November 2008 16:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2008 11 15 26 164363

PADA Festival Losari beberapa waktu lalu, aneka masakan tradisional khas Makassar yang biasa ditemukan di rumah penduduk kembali diperkenalkan.

Festival yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar ini menyajikan banyak menu bercita rasa khas suku Bugis. Bahan-bahan hasil alam, seperti mangga, kelapa, kelor, atau hasil tambak dan laut, misalnya ikan bandeng, teri, serta ikan rappo-rappo, diracik sedemikian rupa dengan rasa khasnya yakni pedas, asam, dan gurih.

Aneka masakan seperti lawara juku teri, ikan bakar bumbu, dan ikan masak asam bisa Anda coba hidangkan di rumah. Cara membuatnya sangat mudah, mengingat jenis masakan tersebut sangat tradisional. Apalagi bahan-bahan yang diperlukan sederhana dan murah, sehingga mudah dimasak serta dicicipi oleh anggota keluarga sebagai menu harian.

Tak heran, banyak pengunjung yang datang ke festival kuliner tradisional itu menanyakan bahan-bahan lengkapnya. Banyak pengunjung mengaku sangat merindukan masakan tradisional tersebut. Salah seorang pengunjung yang ingin coba memasak lawara juku teri untuk keluarganya adalah Sapiah.

Dia ingin sekali memasak lawara juku teri yang dalam bahasa Indonesia berarti lawar ikan teri. Masakan ini di Makassar terkenal sangat nikmat dan gurih. Sebab, bahannya menggunakan ikan teri yang dijamin menimbulkan sensasi rasa gurih.

Proses memasak menu ini menggunakan rendaman air cuka, sedikit mirip dengan teknik memasak ala Jepang. Selanjutnya, kelapa parut yang disangrai dicampur dengan ikan teri. Dari proses ini dihasilkan perpaduan cita rasa gurih dengan asam. Cita rasanya diperkaya bumbu yang berbahan bawang merah, bawang putih, merica, dan garam yang disatukan serta diremas dengan jeruk nipis.

Rasa asam dan kecut sangat menonjol saat mencicipi lawara juku teri. "Rasanya sangat gurih dan cocok disantap dengan nasi hangat. Sangat cocok juga disantap di segala suasana, baik santapan pagi, santapan siang, maupun makan malam. Lawara juga kan cukup sehat karena tidak dimasak dengan api," kata Sapiah.

Berbeda dengan masakan ikan bakar bumbu. Kebanyakan selera orang Makassar adalah ikan bakar. Mereka beranggapan bahwa sensasi rasa yang dihasilkan ikan hasil bakaran lebih mantap dibandingkan kalau digoreng. Apalagi jika jenis ikannya adalah ikan laut. Selain ikan laut, banyak pula yang menggemari ikan hasil tambak, misalnya bandeng atau bolu.

Ikan ini sangat identik dengan menu ikan bakar sop saudara. Di antara berbagai jenis ikan, bandeng memiliki harga yang paling murah. Nah, bila berkunjung ke warung Sop Saudara atau rumah makan ikan yang sederhana di pinggiran jalan, pilihan untuk menyantap ikan bolu paling banyak disediakan.

Masakan khas berbahan utama ikan bandeng ini dimasak dengan bumbu-bumbu sederhana, seperti bawang merah, bawang putih, lombok besar, dan kemiri. Bumbu tersebut diresapkan ke dalam ikan yang dibakar dan saat disantap akan terasa nikmatnya. Campuran rasa khas bolu dengan sedikit sensasi pedas.

Satu jenis masakan yang sangat mudah dijumpai di rumah-rumah warga adalah ikan masak asam. Lauk ini memang paling sering dihidangkan karena bagi sebagian besar keluarga Bugis, masakan tersebut menjadi lauk wajib saat makan bersama keluarga. Banyak nama disematkan untuk masakan ini, yaitu pallu mara untuk sebutan bahasa Makassar dan bale nasu cempa untuk sebutan dalam bahasa Bugis.

Masakan yang familier dengan rasa asamnya ini terkenal sebagai lauk yang membangkitkan selera makan. Cukup dengan nasi, siraman air ikan, dan cicipan daging ikannya, acara makan Anda akan terasa sangat sempurna. Padahal, racikan kuliner ini sederhana. Cukup menyiapkan ikan rappo-rappo atau ikan merah.

Bisa juga diganti dengan jenis ikan lain. Kemudian sensasi rasa sereh dan asam berpadu dalam kuah ikan dan dagingnya. Sangat nikmat! Selain lauk, ada juga jenis sayuran yang saat ini semakin jarang dihidangkan. Mengingat bahannya cukup jarang dijumpai, yakni buah kelor yang menjadi bahan utama.

Nah, saat mendapatkan buah kelor, tidak ada salahnya mencoba meracik menu ini di dapur Anda. Buah kelor yang panjang diramu dengan santan serta sensasi rasa dari aneka bumbu dapur dan terasi. Hasilnya, sayuran yang mirip dengan sayur lodeh.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini