nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi Berkeliling Naik Motor, Boleh Tidak, ya?

Mom& Kiddie, Jurnalis · Kamis 17 September 2009 14:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2009 09 17 196 258542 87bf72qy7F.jpg Foto: Ist

ADA beberapa hal yang perlu Moms dan Dads perhatikan bila membawa si kecil bersilaturahmi dengan motor. Apa saja?

Untuk Anda yang penasaran ingin mengetahui apa saja beberapa peraturan pentingnya, pemaparan dari dr Nila Ayu Deliana Fitri, Sp.A dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang mampu menjawabnya:

Tidak Boleh Pergi Jauh Usia Satu Sampai Tiga Bulan

Si kecil baru berusia satu atau dua bulan? Well, Moms, lebih baik tunda bersilaturahmi. Apa pasal? Karena si kecil masih sangat rentan terhadap suasana sekitarnya.

Ketika Moms membawanya dan ditempatkan di bagian tengah bangku motor, si kecil tetap terkena hawa panas matahari. Belum lagi polusi di jalan.

Bagaimana jika membawa si kecil lengkap dengan penutup kepala, diselimuti tebal, digendong ala kanguru? Perlu Moms perhatikan jika orang tua saja naik motor bisa lelah, apalagi si kecil.

Belum lagi goncangan dan suara bising mesin motor dan mesin mobil di jalan. Juga hawa dingin dari angin bisa berpengaruh pada kondisi kesehatan si kecil. Solusinya adalah tempat silaturahmi lebih baik dipindah ke rumah Moms dan Dads.

Menimbang Waktu, Cuaca, dan Jarak Tempuh

Sebaiknya Moms harus mempertimbangan jarak tempuh, cuaca yang sedang terjadi dan kira-kira berapa lama waktu dibutuhkan untuk sampai ke tempat tujuan.

Jika perlu Moms melihat berita apakah BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) memperkirakan akan datangnya hujan atau tidak, cerah ataukah mendung, berawan atau berangin? Jika hal itu akan terjadi, sebaiknya jangan melakukan perjalanan walau hari raya atau hari besar sekalipun.

Bayangkan, bila di jalan ternyata hujan maka tak tertutup kemungkinan si kecil bisa sakit, bukan? Pertimbangkan juga jika jarak tempuh yang akan dilalui lebih dari satu jam, sebaiknya tidak melakukannya.

Jika harus terpaksa melakukannya, sebaiknya Moms dengan si kecil naik taksi dan Dads bisa naik motor atau malah naik taksi bertiga. Sebaiknya batasi satu hari untuk satu tempat jika memang tetap akan pergi dan hindari bepergian saat cuaca sedang panas antara pukul 11.00 wib ‚Ä" 15.00 wib.

Pertimbangkan Fisik si Kecil

Wah, si kecil panas badannya, batuk terus atau demam dan flu? Sebaiknya ditetapkan untuk tidak melakukan perjalanan silaturahmi kemanapun. Jangan sampai dipaksakan karena kondisi kesehatannya bisa bertambah buruk.

Silaturahmi vs Keselamatan

Keseimbangan adalah faktor utama dalam berkendara roda dua. Namun siapapun tak bisa memprediksi kondisi di jalan akan seperti apa.

Dengan alasan keselamatan, umumnya si kecil diposisikan di tengah-tengah antara Dad dan Mom. Kondisi si kecil di tengah pangkuan Moms dan diapit punggung Dads, perhatikan lancar tidaknya ia bernapas.

Pastikan ia tidak terjepit erat karena jika itu terjadi, ia bisa kehabisan napas. Kadang, perjalanan dengan motor yang dilakukan bersama keluarga besar (konvoi) sering melupakan posisi berkendara motor yang baik. Kerapkali mereka berbincang  di atas motor dengan posisi berjajar.

Tentu ini membahayakan semuanya. Jika ada mobil atau truk yang melintas kencang dan berada tepat di belakang motor Anda, akan sangat kecil kesempatan untuk menyingkir ke pinggir jalan. Tentu saja ini sangat berbahaya.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah barang bawaan ketika naik motor hendaknya dibatasi tidak melebihi kemampuan motor itu sendiri. Perhatikan berat Dads, Moms serta berat si kecil ditambah dengan barang bawaan yang ingin dibawa.

Jika terlalu berat, ban dalam bisa berakibat terlipat atau meledak. Jadi, jangan sampai Anda memasang rak besi atau kayu tambahan di belakang jok motor dengan tujuan agar tempat duduk menjadi lebih luas ya, Moms!

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini