Share

Daun Salam, Penyedap Masakan Sekaligus Obat

Koran SI, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2010 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2010 01 07 304 291894 tOhRHmlpKN.jpg Daun salam termasuk yang kerap disertakan dalam masakan sebagai penambah aroma/Ist

MASAKAN Indonesia dikenal kaya rasa, terutama karena selalu dicampur dengan aneka rempah-rempah. Dari sekian banyak rempah, daun salam termasukĀ  yang kerap disertakan dalam masakan sebagai penambah aroma.
Ā 

Daun salam adalah bay leaf-nya Indonesia. Bentuk daunnya sangat khas, dengan bau mirip jambu karena memang tergolongĀ  keluarga jambu-jambuan. Sayur lodeh, garang asem, dan opor merupakan contoh masakan yang tak pernahĀ  lepas dari campuran daun salam.

Ā 

Di Australia, daun salam diterjemahkan sebagai bay leaf. Namun, tidak semua bay leaf adalah daun salam seperti yang orang Indonesia maksudkan. Bila membeli bay leaf, dengan mudah kita bisa membedakan apakah itu daun salam yang kita maksud atau bay leaf yang lain.

Ā 

Daun salam selain mudah didapat dan menjadi penambah rasa pada masakan, juga memiliki khasiat obat yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika Anda atau anggota keluarga mengalami diare, ambil 15 lembar daun salam segar, lalu rebus bersama dua gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, tambahkan sedikit garam, kemudian diminum.

Ā 

Air rebusan daun salam juga dapat mengatasi asam urat yang tinggi. Sebanyak 10 lembar daun salam direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudianĀ  airnya diminum selagi hangat. Lalu, untuk mengatasi stroke, 10 lembar daun salam dan 50 gram jantung pisang dibuat masakan sesuai selera, lalu dimakan.

Ā 

Bagi penderita kolesterol tinggi, 7 lembar daun salamĀ  dan 30 gram Ā daun dewa segar direbusĀ  dalam 700 cc air hingga tersisa 350 cc. Lalu, ramuan disaring dan diminum sebanyak dua kali sehari.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini