nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nutrisi Penting untuk Generasi Platinum

Koran SI, Jurnalis · Kamis 30 September 2010 09:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2010 09 30 27 377530 Nd926ckffl.jpg Agar anak tumbuh sehat, kuat, dan cerdas dibutuhkan asupan nutrisi yang cukup. (Foto: Google)

UNTUK mengoptimalkan tumbuh kembang, anak butuh dua nutrisi penting. Yakni, brain care untuk menunjang kemampuan otak dan body defense yang mendukung daya tahan tubuh.

 

Dari tahun ke tahun rasio kesejahteraan anak belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Lihat saja, tahun ini ada sekitar 1,39 juta penduduk menderita gizi buruk, 12 persen di antaranya merupakan usia balita. Sementara Badan Pusat Statistik 2010 menyebutkan, banyak anak dipastikan tidak mendapatkan gizi yang cukup karena pola konsumsi yang asal.

 

Padahal anak Indonesia merupakan generasi penerus masa depan. Dengan gizi yang baik mereka akan tumbuh menjadi individu yang berkualitas juga. Mereka juga akan mendapat tempaan dari berbagai tantangan di masa depan. Hal ini mengharuskan anak-anak mempunyai sejumlah kecerdasan seperti yang dikemukakan oleh psikolog terkemuka dari Harvard University Howard Gardner.

 

Dia menamainya sebagai kecerdasan majemuk (multiple intelligence) yang seluruhnya berjumlah delapan, yakni kecerdasan linguistik, spasial, matematis, kinestetis, musik, interpersonal, intrapersonal, dan kecerdasan naturalis. Lantas bagaimana anak Indonesia memiliki segenap aspek kecerdasan tersebut tanpa didukung oleh gizi yang cukup?

 

Sejatinya, perkembangan dan pertumbuhan anak memegang peranan vital bagi masa depan anak. Pertumbuhan sendiri ditandai dengan bertambahnya ukuran dan struktur fisik seorang anak. Sementara perkembangan terkait dengan perkembangan fungsi yang meliputi kemampuan motorik, kognisi, bahasa, dan sosial. Asupan nutrisi dan gizi yang berimbang amat diperlukan keberadaannya guna menghasilkan generasi berkualitas platinum.

 

Sayangnya, melihat kenyataan yang ada saat ini, di samping permasalahan gizi buruk yang melanda sebagian anak Indonesia, orang tua pun masih banyak yang memiliki pemahaman kurang mendalam terkait pentingnya asupan nutrisi dan gizi berimbang bagi tumbuh kembang anak. Akibat penanganan yang kurang tepat ini, anak pun sulit untuk tumbuh secara optimal.

 

“Banyak orangtua yang belum tahu bahwa perbedaan usia memerlukan nutrisi dan stimulasi yang berbeda,” beber Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja FK Unair Surabaya Dr Ahmad Suryawan SpA(K). Menurut pria yang akrab disapa Wawan ini, untuk tumbuh kembang optimal, maka anak harus diberi asupan nutrisi yang dapat menunjang kemampuan otak atau brain care, serta mempunyai kemampuan dalam menunjang daya tahan tubuh atau body defense.

 

“Melalui dua sinergi inilah akan membantu proses mengoptimalkan tumbuh kembang anak,” sambung dr Iwan Surjadi Handoko selaku Bussines Development Manager PT Sanghiang Perkasa Kalbe Nutritionals.

 

Iwan menjelaskan, kolin, DHAAA, Alfa-laktalbumin, dan Omega-3 serta Omega-6 merupakan segenap nutrisi yang berperan dalam membantu tumbuh kembang otak. Kolin misalnya, senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai nutrisi esensial larut air dan termasuk bagian dari vitamin B ini mendukung perkembangan daya ingat dan kognisi bayi. Kolin bukan saja berperan penting dalam pertumbuhan otak, namun juga sumsum tulang belakang. ASI merupakan salah satu sumber kolin yang baik.

 

Sementara DHA-AA adalah asam lemak esensial yang juga berperan penting dalam struktur dan perkembangan otak, khususnya pada janin dan bayi. DHA mendukung perkembangan otak dan retina serta membantu mempertahankan fungsi neutrotransmiter. Adapun Alfa-laktabulmin adalah jenis protein yang banyak pada ASI, yakni 25–30 persen dari total protein, sedangkan pada susu sapi hanya 2–5 persen.

Protein ini bermanfaat untuk mengurangi gangguan saluran cerna pada bayi dan berperan dalam pengaturan pola tidur, mood, dan stres. Omega-3 dan 6 yang merupakan asam lemak esensial, harus didapatkan dari luar karena tidak dapat dibuat secara cukup di dalam tubuh.

 

“Keduanya berfungsi sebagai komponen struktural membran sel dan pertumbuhan sistem syaraf yang baik,” ujar Iwan.

 

Lain lagi dengan nutrisi yang diperlukan untuk daya tahan tubuh, di antaranya Probiotik, Prebiotik, Laktoferin, dan Nukleotida. Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang dapat memberi manfaat bagi tubuh apabila dikonsumsi dalam jumlah tepat.

Bifidobacteria dan Lactobacillus adalah dua strain probiotik yang banyak diteliti. Nah, Morinaga Platinum Series menggunakan strain dari Bifidobacteria karena bakteri tersebut merupakan bakteri dominan di bagian usus besar manusia sehingga memiliki peranan penting dalam saluran pencernaan.

 

Laktoferin mengandung beberapa manfaat seperti sebagai antioksidan, antivirus, antibakteri, antijamur, mendukung pertumbuhan bakteri baik, dan berperan dalam pengaturan penyerapan zat besi. Adapun Nukleotida yang terkandung dalam susu formula membantu memodulasi sistem imunitas bayi. Nah, apakah Anda sudah mencukupi kebutuhan nutrisi si buah hati?

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini