Image

5 Kebohongan Pria Paling Umum

Fitri Yulianti, Jurnalis · Selasa 04 Januari 2011, 12:30 WIB
https img o.okeinfo.net content 2011 01 04 197 410214 TeHUFUuaU0.jpg (Foto: gettyimages)

ANDA curiga si dia berbohong? Apakah alasannya untuk melindungi harga diri atau melindungi perasaan Anda, pria punya beberapa kebohongan yang biasa diucapkannya.

Hampir setiap pria beralasan, kebohongan putih (white lie) yang mereka utarakan adalah untuk melindungi perasaan pasangannya. Pria membocorkan lima kebohongan yang umum dilontarkannya.

Berikut, seperti dilansir dari Realbeauty.

“Kamu enggak kelihatan gendut dengan baju itu”

"Setiap kali pacar saya bertanya bagaimana penampilannya sebelum kami keluar, jawaban saya selalu, ‘Kamu terlihat seksi!’. Karena setelah saya memberitahukan padanya bahwa baju ketat itu membuatnya terlihat sedikit gendut, dia malah melemparkan ponsel saya dan memecahkannya."

-Lance (24 tahun)

"Saya mencintai istri saya, tapi saya benci ketika ia meminta pendapat saya soal 'trendi' tidaknya pakaian yang dia beli. Apa yang saya tahu tentang fesyen? Kalau saya meninggalkan rumah dengan sepasang kaus kaki yang cocok, buat saya itu modis. Makanya, jawaban saya selalu 'Kamu kelihatan cantik!’ karena kalau dia berpikir dirinya cantik, saya tidak akan kena masalah."

-Michael (42 tahun)

"Kamu boleh pakai pisau cukurku"

"Beberapa barang dianggap suci bagi seorang pria, dan produk cukur adalah beberapa di antaranya. Ada beberapa hal dalam kehidupan yang bisa memuaskan seorang pria; penampilan yang baik, bersih bercukur, dan saya tidak bisa menikmatinya ketika pisau cukur saya dipakai orang lain."

-Jayson (33 tahun)

"Pisau cukur adalah salah satu alat perawatan saya dan saya tidak ingin berbagi dengan istri saya. Shampo, sabun, krim cukur, silakan saja kalau dia mau pakai, tapi jangan pisau cukur."

-David (37 tahun)

"Aku enggak melirik wanita itu"

"Jika Anda mengira pacar Anda melirik wanita lain, ia mungkin memang melakukannya. Saya hanya berusaha jujur! Kami tidak bermaksud melakukannya, nyaris benar-benar tidak sadar"

-Omar (26 tahun)

"Aku tiba lima menit lagi"

"Saya biasanya dalam perjalanan ketika berkata, 'Aku akan ke sana sebentar lagi!’. Ini lebih mudah daripada memperkirakan kapan saya akan sampai di sana."

-Paul (34 tahun)

"Saya tidak pernah tahu berapa lama untuk tiba dari titik A ke titik B. Lima menit? Sepuluh? Dua puluh? Saya pasti akan sampai, berapa pun lamanya. Tapi biasanya, saya katakan ‘Aku akan tiba di sana dalam 10 menit’, dan biasanya berhasil."

-Kevin (25 tahun)

"Aku minta maaf"

"Kadang-kadang, saya sama sekali tidak tahu kenapa pacar saya marah. Kalau ini terjadi, saya katakan ‘Sayang, aku sangat menyesal. Saya salah’. Tak peduli kesalahan apa yang telah saya buat."

-Zach (29 tahun)

"Saya tidak selalu mengartikannya secara harfiah ketika saya mengatakan minta maaf pada istri saya. Biasanya, saya minta maaf hanya untuk mengakhiri argumen."

-Ed (54 tahun)

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini